Rahmah

Menarik dari Quraish Shihab, Mengapa dalam Warisan Laki-laki Lebih Besar dari Perempuan

Penjelasan soal waris menurut Quraish Shihab


Menarik dari Quraish Shihab, Mengapa dalam Warisan Laki-laki Lebih Besar dari Perempuan
Quraish Shihab (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Muhammad Quraish Shihab atau yang biasa disapa Profesor Quraish adalah seorang cendekiawan muslim dalam ilmu-ilmu Al Qur'an. Beliau juga merupakan mantan Menteri Agama pada Kabinet Pembangunan VII.

Selain dikenal sebagai cendekiawan dan ulama serta pemuka agama Islam, Quraish Shihab juga dikenal sebagai penulis aktif. Buku-buku beliau banyak dibaca oleh khalayak masyarakat di Indonesia.

Dalam salah satu tayangan video Narasi yang diunggah akun Facebook Panria Institut, pada 21 April 2018, Quraish Shihab menjelaskan tentang mengapa dalam Islam ada ketentuan laki-laki dalam warisan mendapatkan dua kali lipat dari perempuan.

Menurut beliau pandangan demikian harus dilihat secara komprehensif. Kita misalnya kata beliau, tidak bisa melihat perempuan hanya tai lalatnya saja akan tetapi harus dilihat secara keseluruhan. Agar itu menjadi bagian dari keindahan wanita.

Dalam soal warisan, memang ada ketentuan demikian. Tetapi dalam persoalan lain, misalnya ketika Ayah dan Ibu anaknya wafat maka keduanya mendapat seperenam. Antara ayah (laki-laki) dan Ibu (perempuan) mendapatkan bagian yang sama. 

Kata beliau, dalam persoalan warisan ada 36 kasus di mana perempuan mendapatkan bagian yang setara dengan laki-laki, bahkan lebih besar. Itu artinya, dalam persoalan waris, kita tak bisa memandangnya hanya dalam satu kasus saja.

Islam kata beliau, merupakan agama yang adil. Menempatkan laki-laki dan perempuan pada posisi yang setara di dalam ruang lingkup sosialnya. Tidak membedakan status antara laki-laki dan perempuan.

Begitu penjelasan Quraish Shihab soal warisan, yang dianggap bahwa Islam hanya lebih meninggikan posisi laki-laki. Sementara merendahkan perempuan. Semoga bermanfaat. Wallahu A'lam.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu