Lifestyle

Menanti Fajar Menyingsing di Nepal van Java


Menanti Fajar Menyingsing di Nepal van Java
Kala malam berganti siang, sungguh suatu fenomena alam yang indah. Dan itu ada di Dusun Butuh, Nepal van Java (AKURAT.CO/Bonifasius)

AKURAT.CO Dusun Butuh belakangan menjadi buah bibir. Dusun Butuh, atau yang populer disebut Nepal van Java, merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang paling hits di Jawa Tengah. 

Persisnya, Dusun Butuh berada di wilayah Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dijuluki Nepal Van Java karena dusun ini mirip sekali dengan suasana di Pegunungan Himalaya, Nepal. 

Dusun Butuh yang berada tepat di kaki Gunung Sumbing memiliki udara yang sejuk dan cenderung berkabut. Dusun Butuh merupakan dusun tertinggi di Kabupaten Magelang. Ketinggiannya sekitar 1620 MDPL. Untuk menuju ke Dusun tertinggi ini, dibutuhkan waktu kira kira 30-45 menit dari pusat Kota Magelang. Jika menggunakan kendaraan roda dua perjalanan bisa lebih cepat.

Menanti Fajar Menyingsing di Nepal van Java - Foto 1
Kala fajar menyingsing di Dusun Butuh. AKURAT.CO/Bonifasius

Kala tim Forwaparekraf tiba di Dusun Butuh, waktu masih menunjukan pukul 05.15 WIB. Namun, fajar sudah mulai menyingsing dengan kabut tebal yang beranjak turun ke lembah pedesaan. 

Tiba di area parkir, tim langsung menaiki ojek untuk langsung menuju ke spot foto sunrise. Sebenarnya, bila waktu cukup untuk mengejar sunrise, bisa dengan berjalan kaki. Namun tim memutuskan naik ojek agar tidak ketinggalan sunrise.

Menanti Fajar Menyingsing di Nepal van Java - Foto 2
Gerbang Sejati, gerbang menunggu spot foto Punthuk Nepal. AKURAT.CO/Bonifasius

Bagaimana jalurnya? Jangan Tanya! Penuh dengan medan mendaki terjal dengan tikungan-tikungan yang curam. Nagi yang tidak biasa, naik ojek justru memacu adrenalin sekaligus menyeramkan. 

Hingga gerbang Jalur Sejati, ongkos ojek yang harus dikeluarkan sebesar Rp20.000. Dikali dua bila turunnya juga menggunakan ojek. 

Dari gerbang Jalur Sejati, ada jalan mendaki yang berbatu dengan satu tikungan tajam. Kira-kira 10 menit, tibalah kami di spot foto tertinggi Dusun Butuh. Dari spot tersebut, pemandangan terlihat luas sejauh mata memandang.

Tepat dari arah matahari terbit, ada dua gunung yang indah mamancang, Gunung Merapi dan Merbabu. Sementara lautan awan berada di bawah kami dengan warna putih kekuning-kuningan. Sungguh pemandangan yang menyejukkan mata.

Menanti Fajar Menyingsing di Nepal van Java - Foto 3
Punthuk Nepal, Dusun Butuh, Kaliangkrik, Magelang. AKURAT.CO/Bonifasius

Di spot ini, atau yang kerap disebut Punthuk Nepal, kamu bisa berfoto dengan bermacam latar. Mulai dari sunrise, negeri di atas awan, hingga landscape Gunung Sumbing.

Oh ya, warga mengenakan tarif Rp2000 bagi setiap wisatawan yang datang untuk berfoto atau jalan-jalan keliling dusn. Uang tersebut digunakan untuk kebersihan lingkungan dan selebihnya menjadi kas dusun.

Selain itu, pengunjung juga akan dibebani biaya parkir kendaraan. Rp5000 untuk roda empat dan Rp2000 untuk roda dua. Bagi pengguna roda empat, diharapkan lebih berhati-hati. Pasalnya, minimnya kantong parkir memaksa sepanjang jalan difungsikan untuk parkir.