Olahraga

Menanti El Clasico Paling Hening dalam 118 Tahun

Real Madrid dan Barcelona pertama kali bertemu pada 13 Mwi 1902 di Hippodromo di Madrid, Spanyol.


Menanti El Clasico Paling Hening dalam 118 Tahun
Stadion Camp Nou di Katalunya, akan menjadi arena pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid, Sabtu (24/10). (REUTERS/Albert Gea)

AKURAT.CO, Untuk kali pertama dalam sejarah 118 tahun, laga akbar di tanah Spanyol antara Barcelona dan Real Madrid akan dihelat di tengah keheningan. Ya, pandemi virus corona (COVID-19) telah memaksa laga bertajuk El Clasico tersebut berlangsung di hadapan 98 ribu kursi kosong di Stadion Camp Nou, Katalunya.

Berlangsung mulai pukul 21.00 WIB, El Clasico akan disaksikan oleh jutaan orang di seluruh dunia melalui siaran televisi dan internet. Namun, di dalam stadion hanya akan ada 240 orang yang menyaksikan pertandingan secara langsung di mana jumlah itu sudah termasuk pemain.

Pertama kali dilaksanakan pada 13 Mei 1902 di Hippodromo, Madrid, El Clasico telah menjelma tidak sekadar sebagai pertandingan sepakbola sebelas lawan sebelas. Namun juga telah melibatkan banyak hal seperti tuntutan politik, pasukan militer yang ditugaskan berjaga di sekitar laga, serta kepala babi yang dilemparkan ke dalam lapangan.

Namun demikian, satu hal yang sulit dihindari dari El Clasico, terutama dalam satu dekade terakhir, adalah pertarungan ini menyajikan sepakbola terbaik di dunia. El Clasico seakan-akan mendorong para pemain untuk memberikan penampilan yang atraktif sebagai sebuah kebutuhan dan bukan sebagai atraksi.

Lionel Messi pernah mencetak gol dengan menggiring bola sendiri dari tengah lapangan pada leg pertama semifinal Liga Champions 2010-2011 di Stadion Santiago Bernabeu. Adapun Cristiano Ronaldo pernah menggunakan sisi belakang kakinya untuk menipu Gerard Pique untuk kemenangan Madrid di Piala Super Spanyol di Camp Nou.

Juga, dalam satu dekade yang baru saja berlalu, Barcelona dan Madrid telah merebut tujuh dari sepuluh Liga Champions yang tersedia. Di La Liga Spanyol, sejak 2010, Barcelona dan Madrid merebut sembilan gelar dengan hanya menyisakan satu untuk Atletico Madrid.

Namun begitu, situasi sudah berbeda kini di mana lampu-lampu stadion yang terang-benderang tersebut harus sedikit meredup karena kondisi kedua tim juga tidak dalam keadaan membaik.

Madrid baru saja kalah dari Shakhtar Donetsk di laga pertama Liga Champions musim ini sementara kemenangan 5-1 Barcelona atas Ferencvaros dianggap sesuatu yang harus dipertahankan.

Cristiano Ronaldo telah lebih dulu pergi ke Juventus meninggalkan Madrid pada 2018. Sementara Messi sudah mengguncang dunia dengan pernyataannya bahwa pada jeda musim Juni lalu ingin meninggalkan Barcelona.

Praktis, El Clasico seperti sedang mencari transisi untuk membawa beban kemegahan dekade lalu. Di Madrid orang kini berharap pada Vinicius Junior sementara Barcelona memiliki Ansu Fati.[]