Olahraga

Menang Tiga Set, Ginting Sumbang Poin Pertama

Berkat kemenangan Anthony Sinisuka Ginting, Indonesia kini unggul 1-0 atas China.


Menang Tiga Set, Ginting Sumbang Poin Pertama
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting saat bertanding melawan Viktor Axelsen di semifinal Piala Thomas 2020, Sabtu (16/10). (Badminton Photo/Yohan Nonotte)

AKURAT.CO, Anthony Sinisuka Ginting berhasil menyumbangkan poin pertama bagi Indonesia di final Piala Thomas 2020 melawan China yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) malam WIB. Pemain berperingkat lima dunia itu menaklukkan Lu Guang Zu lewat pertarungan rubber game dengan skor 15-21, 21-14, dan 21-16.

Tampil di partai pertama, Ginting memulai laga dengan kurang mulus. Pemain berusia 24 tahun ini banyak ditekan oleh Guang Zu dan tertinggal 2-4. 

Ginting sebenarnya sempat menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Namun, Ginting kembali tertinggal 6-8 dan kemudian gagal merebut interval gim pertama 10-11 dari tunggal putra China yang menggantikan Shi Yuqi itu itu.

Selepas interval, Ginting sempat tertinggal tiga angka. Namun, pemain didikan klub SGS PLN Bandung itu berhasil membuat skor jadi 13-13. Akan tetapi, Ginting tak diberikan kesempatan sedikitpun untuk unggul dan terus tertinggal 15-17, hingga akhirnya harus rela kehilangan gim pertama dengan skor tipis 18-21 dari Lu Guang Zu.

Memasuki, Ginting mulai memperbaiki penampilannya. Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu bermain lebih tenang dan sabar untuk mengungguli Guang Zu 5-3.

Ginting terus menampilkan permainan menyerang dengan pukulan-pukulannya yang bervariasi. Perolehan angkanya pun terus berlanjut kedudukan skor 9-3 dan kemudian merebut interval 11-5 di gim kedua.

Unggul enam angka nampak membuat Ginting makin percaya diri. Juara Indonesia Masters 2018 itu terus memperlebar jarak skor menjadi 16-9. Guang Zu sempat coba mengejar, namun Ginting akhirnya mengamankan gim kedua dengan skor 21-14.

Pada gim penentuan, Ginting tak banyak mengubah permainannya, sedangkan Guang Zu nampak mulai keteteran. Keunggulan 5-1 pun diperoleh Ginting. Semakin nyaman, pemilik medali perunggu Asian Games 2018 ini kembali menjauhkan skor menjadi 11-4 saat interval.

Tertinggal tujuh angka, Guang Zu terus berusaha untuk bangkit. Pemain berusia 24 tahun itu coba mengambil alih permainan dengan memperkecil kedudukan jadi 15-10. Akan tetapi, Ginting enggan membiarkan pemain Tiongkok itu mendekat.

Tanpa ampun, Ginting melancarkan serangan demi serangan yang memaksa lawannya makin kerepotan sehingga Guang Zu kerap melakukan error. Ginting akhirnya memenangi pertandingan 21-16 di gim penentuan.

Berkat hasil ini, maka Indonesia unggul 1-0 atas China di pertandingan puncak Piala Thomas 2020. Berikutnya, akan mempertandingkan sektor ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melawan He Jiting/Zhou Hao Dong di partai kedua.[]