News

Menang Putaran Pertama, Eks Menkeu Inggris Rishi Sunak Jadi Kandidat Terkuat Pengganti Boris Johnson

Sunak menang putaran pertama dalam pemungutan suara untuk memilih pemimpin Partai Konservatif dan menggantikan Perdana Menteri Boris Johnson.

Menang Putaran Pertama, Eks Menkeu Inggris Rishi Sunak Jadi Kandidat Terkuat Pengganti Boris Johnson
Mantan Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak berbicara kepada media di sebuah acara peluncuran kampanyenya untuk menjadi pemimpin Konservatif dan Perdana Menteri berikutnya, di London, Inggris, Selasa (12/7) (BBC)

AKURAT.CO Mantan Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak, berhasil meraup dukungan terbesar dari para anggota parlemen Partai Konservatif. Pada Rabu (13/7) waktu setempat, Sunak menang putaran pertama dalam pemungutan suara untuk memilih siapa yang akan memimpin partai dan menggantikan Perdana Menteri (PM) Boris Johnson.

Sunak sukses menjegal dua saingan lainnya. Mereka Nadhim Zahawi, yang telah mengambil alih posisi Menteri Keuangan dan mantan Menteri Kesehatan Jeremy Hunt. Seperti dilaporkan Reuters, keduanya gagal memperoleh minimal 30 suara sebagai syarat untuk melanjutkan pemilihan. Zahawi dan Hunt bergabung dengan tiga pesaing lain yang keluar sehari sebelumnya.

baca juga:

Sementara itu, Sunak sukses mendulang 88 suara dari 358 anggota parlemen partai Konservatif atau biasa dikenal dengan Tory. Di posisi kedua, diisi oleh Menteri Perdagangan Penny Mordaunt yang menerima 67 suara. Menyusul itu, Menteri Luar Negeri Liz Truss yang  berada di urutan ketiga, dengan 50 suara.

Sunak mengundurkan diri sebagai Menteri Keuangan pekan lalu, dan langkahnya telah membantu mempercepat kejatuhan Johnson. Berbicara kepada BBC, Sunak merasa 'luar biasa' dengan hasil pemungutan pada Rabu.

Kandidat lain yang tersisa termasuk mantan Menteri Perempuan dan Kesetaraan, Kemi Badenochl; Jaksa Agung, Suella Braverman; dan Ketua Komite Urusan Luar Negeri, Tom Tugendhat. Ketiganya bersama dengan Sunak, Mordaunt, dan Truss, dinyatakan lolos ke putaran kedua. Mereka nantinya akan kembali 'diadu', dalam putaran pemungutan suara lain pada hari Kamis (14/7).

Diperkirakan pada pekan depan, pencalonan akan dipersempit menjadi dua kandidat. Setelah itu, barulah sekitar 160 ribu anggota Tory memutuskan kandidat mana yang mereka inginkan untuk menjadi pemimpin partai dan PM berikutnya.

Hasilnya akan diumumkan pada 5 September mendatang.

Menang Pemilihan, Eks Menkeu Inggris Rishi Sunak Jadi Kandidat Terkuat Pengganti Boris Johnson - Foto 2
 Sunak memimpin perolehan suara dalam putaran pertama pemungutan suara partai-BBC

Sementara Sunak mungkin menjadi kandidat paling populer, jajak pendapat YouGov dari hampir 900 anggota partai, menemukan bahwa Mordaunt adalah favoritnya, dan kemungkinan akan mengalahkan yang lain dalam putaran kedua. Mordaunt sendiri memiliki keunggulan besar atas Sunak, yang bernasib buruk melawan hampir semua saingannya, dan sekarang menjadi favorit para bandar taruhan.

Namun, siapa pun yang menang akan menghadapi tantangan yang menakutkan, lantaran harus membangun kembali kepercayaan publik yang rusak oleh serangkaian skandal yang melibatkan Johnson. Skandal termasuk soal pelanggaran aturan penguncian Covid-19 hingga langkah Johnson yang menunjuk seorang anggota parlemen ke posisi senior pemerintahan, yang ternyata terlibat kasus pelanggaran seksual.

Ekonomi Inggris juga tengah menghadapi inflasi yang meroket, utang yang tinggi, dan pertumbuhan ekonomi yang rendah. Situasi ini menyebabkan warga bergulat dengan tekanan paling ketat dalam hal keuangan selama beberapa dekade. Semua masalah pelik ini pun terjadi dengan latar belakang krisis energi yang diperburuk oleh perang di Ukraina, yang membuat harga bahan bakar melonjak.[]