Olahraga

Menang Lawan Alvarez, Bivol Belum Terima Bayaran, Kenapa?

Soalnya Bivol orang Rusia


Menang Lawan Alvarez, Bivol Belum Terima Bayaran, Kenapa?
Petinju Rusia, Dmitry Bivol memenangkan pertarungan tinju dunia kelas berat ringan WBA melawan Canelo Alvarez di T-Mobile Arena, Nevada, Amerika Serikat, pada Minggu (8/5) pagi WIB. (Twitter.com/MatchroomBoxing)

AKURAT.CO Seminggu yang lalu tepatnya tanggal 8 Mei 2022, petinju Rusia, Dmitry Bivol berhasil mengalahkan Canelo Saul Alvarez asal Meksiko dalam duel yang berlangsung di T Mobile Arena, Amerika Serikat.

Dmitry Bivol memegang kendali sejak bel pembukaan berbunyi. Dia menekan Canelo Alvarez dengan senjata terbaiknya, yakni pukulan jab.

Canelo Alvarez pun dibuat keteteran meski beberapa kali memberikan perlawanan.

baca juga:

Duel antara Canelo Alvarez dan Dmitry Bivol berlangsung hingga ronde ke-12. 

Ketiga juri kemudian kompak memberikan skor 115-113 untuk keunggulan Dmitry Bivol yang otomatis dinyatakan menang lewat keputusan mutlak (unanimous decision).

Dilansir dari Marca, meskipun kalah Alvarez tetap dijamin mendapat USD15 juta. Sementara Bivol justru hanya menerima USD2 juta.

Itupun sejauh ini belim ada sepeser pun yang diterima dari hadiah yang pantas dia menangkan. Hal ini diketahui lewat waaancara bersama agensi Tass.

Dalam wawancara itu, Bivol menjelaskan bahwa pembayarannya untuk pertarungan dengan Alvarez "belum diterima".

Pencairan hadiah macet, karena sanksi yang dijatuhkan masyarakat internasional kepada pemerintah Rusia karena menyerang Ukraina.

Terlepas dari keputusan Presiden Vladimir Putin, beberapa orang Rusia dari berbagai sektor sosial telah terpengaruh dalam keuangan mereka, karena rekening bank mereka dibekukan dan mereka tidak dapat menggunakan tabungan mereka, seperti halnya juara dunia kelas berat ringan ini.

Tidak ada tanggal tentatif bagi para warga Rusia untuk memulihkan uang mereka yang disimpan di bank dan dalam kasus Dmitry Bivol, promotor yang mengorganisir pertarungan terbarunya tidak bisa mengatakan apa-apa tentang keuntungan yang harus diberikan kepadanya.

Kekinian, Bivol bersama timnya mereka sedang mempelajari beberapa cara bagaimana mereka dapat menerima uang, tetapi kenyataannya untuk saat ini tidak ada alternatif.

Sekarang, sesuatu yang lebih rumit bagi sang juara adalah untuk menentukan apakah dia ingin terus mengekspos gelarnya tanpa membayar atau melepaskannya sampai keadaan kembali normal.

Sumber: Marca