Olahraga

Menang Lawan 9 Pemain, Pioli Sebut Milan Sempat Remehkan Bologna

Milan sempat unggul dua gol dan kemudian disamakan jadi 2-2, sebelum akhirnya menang 2-4 berkat gol telat Ismael Bennacer dan Zlatan Ibrahimovic.


Menang Lawan 9 Pemain, Pioli Sebut Milan Sempat Remehkan Bologna
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli saat berbicara mengenai timnya usai mengalahkan Bologna, Minggu (24/10) dini hari WIB. (Twitter.com/ACMilan)

AKURAT.CO, AC Milan harus menang susah payah 2-4 saat bertandang ke Stadion Renato Dall'Ara untuk menghadapi Bologna, Minggu (24/10) dini hari WIB. Pelatih Milan, Stefano Pioli menyebut bahwa timnya sempat "meremehkan" sang lawan karena unggul jumlah pemain.

Rossoneri-julukan Milan- sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Milan mampu unggul dua gol lebih dulu lewat Rafael Leao (16’) dan Davide Calabria (35’). 

Tapi, Bologna yang bermain dengan sepuluh orang setelah Adama Soumaoro mendapat kartu merah pada menit ke-20 justru berhasil menyamakan kedudukan 2-2 usai gol bunuh diri Zlatan Ibrahimovic (49’) dan gol Musa Barrow (52’).

Enam menit setelah menyamakan kedudukan, Bologna kembali kehilangan pemain lantaran Roberto Soriano juga mendapatkan kartu merah. Melawan sembilan pemain, Milan justru ditekan oleh tuan rumah.

Namun, Rossoneri akhirnya sukses meraih kemenangan berkat sepakan Ismael Bennacer dari luar kotak penalti menit ke-84 dan gol Zlatan Ibrahimovic menit ke-90, sehingga kedudukan 2-4 berakhir untuk tim tamu.

“Kami berjuang, karena kami membuat kesalahan dengan berpikir bahwa pertandingan telah berakhir ketika kami unggul 2-0 dengan pemain tambahan,” kata Pioli kepada Sky Sport Italia, sebagaimana dikutip dari Football Italia.

“Jika Anda berhenti bermain, maka Anda berisiko dalam skenario apa pun. Untungnya, kami menunjukkan kekuatan untuk memulai kembali dan meraih kemenangan,” lanjutnya.

Selain menyoroti perubahan sikap para pemain, Pioli juga mengeluhkan pola permainan anak asuhnya yang terlalu sering melakukan umpan karena memiliki dua penyerang top yang piawai memanfaatkan bola-bola atas, yakni Olivier Giroud dan Zlatan Ibrahimovic.

“Saat melawan sembilan orang, itu mengubah mentalitas kami dan kami menjadi terlalu ingar-bingar. Memiliki Giroud dan Ibrahimovic bersama-sama juga membingungkan kami, kami melakukan terlalu banyak umpan silang tanpa tujuan tertentu,” ucap Pioli.

Ketika ditanya apakah Pioli berencana mengganti Ibrahimovic dengan Giroud sebelum Bologna terkena kartu merah kedua, ia menjawabnya, “saya akan melakukan pergantian pemain, karena kami memiliki pemain tambahan, jadi saya pikir kedua striker akan memberi kami lebih banyak opsi di dalam kotak.”

“Kami seharusnya mengendalikan permainan ketika kami memimpin, tetapi kami mengambil sikap yang salah. Performa babak pertama sangat bagus, kami menciptakan banyak peluang berbahaya, tetapi memiliki sikap yang salah setelah jeda dan itu adalah pelajaran penting bagi pertumbuhan kami."

Perihal Milan yang kembali menunjukkan kemampuannya dengan mencetak gol di menit-menit akhir, Pioli memastikan itu bukan soal kebugaran fisik.

“Mentalitaslah yang membuat perbedaan, yang membuat kami meraih kemenangan dan terus percaya pada diri kami sendiri sampai akhir,” kata Pioli.

Meski harus menang susah payah, Pioli tetap menganggap kemenangan atas Bologna dengan sembilan pemain ini merupakan hasil yang berharga bagi Rossoneri.

“Ini adalah kemenangan yang sangat penting, sangat penting. Kami tahu setelah pertandingan Liga Champions sulit melawan tim yang memiliki waktu sepanjang minggu untuk bersiap, tetapi kami akan belajar dari pengalaman ini.”

“Sekarang kami harus mendapatkan kembali energi fisik dan psikologis untuk menghindari kesalahan ini lagi,” ucap Pioli.[]

Sumber: Sky Sports Italia