Olahraga

Menang Lagi, Pelatih Persib: Kami di Jalur yang Tepat

Sebelumnya, tim asal Jawa Barat itu sudah meraih tiga kemenangan atas Barito Putera, Persita Tangerang dan Bhayangkara FC.


Menang Lagi, Pelatih Persib: Kami di Jalur yang Tepat
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts saat memantau timnya berlatih jelang pertandingan pertama Liga 1 Indonesia 2019 (TWITTER/@persib)

AKURAT.CO, Persib Bandung kembali meraih kemenangan pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2021-2022 dengan menundukkan PSS Sleman lewat skor akhir 4-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Jumat (22/10).

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts menilai kemenangan tersebut menjadi salah satu tanda jika timnya masih berada di jalur positif hingga pekan kedelapan.

Hasil tersebut membuat skuat berjuluk Maung Bandung itu sudah mengantongi 16 poin dan berada di posisi kedua klasemen sementara.

“Kami menang. Kami tetap dalam jalur yang tepat. Kami sudah bermain di delapan pertandingan, kami menang empat kali dan imbang empat kali,” kata Robert Alberts dikutip Indosport.

Sebelumnya, tim kebanggaan Bobotoh sudah meraih tiga kemenangan atas Barito Putera, Persita Tangerang dan Bhayangkara FC serta empat kali imbang dengan Bali United, Borneo FC, Tira Persikabo dan PSM Makassar.

Meski berhasil mengamankan kemenangan, pelatih berusia 66 tahun itu menilai anak asuhnya masih memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya, saat babak pertama bermain lambat sehingga PSS Sleman bisa mencetak gol melalui Nemanja Kojic dan unggul 0-1.

Pada pertandingan tersebut, ia menurunkan pemain yang memiliki kecepatan, hanya saja hal itu tidak berjalan dengan baik, ditambah lagi tim besutan pelatih Dejan Antonic, menerapkan strategi bertahan.

Memasuki, babak kedua Robert Alberts coba mengubah pola permainan timnya dengan memasukkan Geoffrey Castillion dan Wander Luiz. Hasilnya, Persib bisa mencetak empat gol, yang membuat tim kebanggaan Bobotoh ini bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-2 sekaligus melanjutkan tren positif di Liga 1 2021-2022.

“Kami kecolongan karena kesalahan sendiri, Sleman bermain bertahan seakan menerapkan taktik 'parkir bus', mereka bermain menunggu kami di belakang,” ucapnya.

“Jadi kami harus lebih pintar yang mana tadi kami tidak begitu pintar, kami terlalu mudah kehilangan bola. Di babak kedua kami coba mengubah formasi, kami mengubah cara bermain dan itu berhasil terbayarkan.”[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com