Olahraga

Menang di Laga Pembuka, Jonatan: Ini untuk Uji Coba Lapangan

Selain Jonatan, dua tunggal putra Indonesia lainnya juga berhasil meraih kemenangan.


Menang di Laga Pembuka, Jonatan: Ini untuk Uji Coba Lapangan
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie saat melakoni laga perdana Piala Thomas 2020 melawan wakil Aljazair, Youcef Sabri Medel di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu (9/10) waktu setempat (BADMINTONPHOTO/Yves Lacroix)

AKURAT.CO, Tiga tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Chico Aura Dwi Wardoyo membuka kemenangan 3-0 Indonesia atas Aljazair di laga perdana babak penyisihan Grup A Piala Thomas 2020.

Jonatan bahkan menganggap laga menghadapi wakil Aljazair, Youcef Sabri Medel di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu (9/10) malam adalah laga untuk menguji lapangan.

“Bagi saya pertandingan ini juga untuk uji coba lapangan,” kata Jonatan yang berhasil menang straight set 21-8, 21-8 dalam tempo 22 menit.

“Juga untuk mencari tahu bagaimana kondisi lapangan, shuttlecock, dan juga arah angin. Shuttlecock di sini juga lebih enak untuk menyerang, dibanding yang dipakai di Finlandia silam.”

Senada dengan Jojo, Shesar yang juga meraih kemenangan usai mengatasi perlawanan Mohamed Abderrahime Belarbi dengan 21-6, 21-11 juga menanggap laga yang baru ia lakoni sebagai ajang pemanasan. Walau mengakui ia juga sempat bermain kurang nyaman.

“Pertandingan ini saya gunakan untuk ajang pemanasan. Di gim pertama memang lebih enak dan bisa unggul jauh, cuma tadi di gim kedua, saya malah kurang enak mainnya dan banyak memberikan poin buat lawan,” kata pebulutangkis yang akrab disapa Vito itu.

Setelah Vito, Chico memastikan kemenangan 3-0 tim Thomas Indonesia atas Aljazair setelah menundukkan Adel Hamek juga dengan straight set 21-11, 21-6.

Kepala pelatih tunggal putra Indonesia, Hendri Saputra Ho, menjelaskan laga kali ini memang digunakan untuk penyesuaian lapangan bagi ketiga pemain Indonesia. Selain itu juga untuk lebih memantapkan pola permainan anak asuhannya.

“Pertandingan ini juga agar feel pemain bisa didapat. Selebihnya, pemain bisa mencoba lapangan dan shuttlecock. Diharapkan mereka bisa belajar untuk menerapkan strategi seperti apa dengan jenis shuttlecock yang dipakai di sini,” tutur Hendri.[]