Entertainment

Menakutkan! Ariel Tatum Vakum Dua Tahun di Dunia Hiburan Karena Gangguan Mental

Ariel Tatum ingin para penderita gangguan mental sembuh


Menakutkan! Ariel Tatum Vakum Dua Tahun di Dunia Hiburan Karena Gangguan Mental
Potret Ariel Tatum menikmati liburan di alam bebas (Instagram/arieltatum)

AKURAT.CO, Ariel Tatum sempat vakum dari industri hiburan selama hampir dua tahun. Ariel Tatum vakum karena alami gangguan mental.

Hal itu diungkap dalam perbincangan Ariel Tatum dengan Enzy Storia, lewat konten video di akun YouTube Enzy Storia.

Dua tahun itu yakni dari 2018-2019. Namun selama itu, Ariel Tatum masih masih terikat kontrak dengan salah satu rumah produksi.

Beruntung, produser dari rumah produksi tersebut, membolehkan Ariel Tatum beristirahat hingga kondisi mental membaik.

"Alhamdulillah aku beruntung sekali dan diberkati sekali dengan produser aku bilang, 'silakan take all the time you need. You can comeback anytime you want'," ujar Ariel Tatum lewat konten Youtube, dikutip pada Senin (17/5).

Selama vakum, Ariel Tatum sempat berpikir untuk tidak kembali lagi berkecimpung di industri yang telah membesarkan namanya itu.

Namun, niat itu urung dilakukannya. Sebab, ia merasa punya beban moril harus mengkampanyekan kegiatan kesehatan mental yang dialaminya. Ia mengaku mencoba buat gagasan seputar kampanye kesehatan mental. Bunyi kampanye itu Let’s End The Shame.

“Yaudah nggak apa-apa kemabli ke dunia entertain, dengan jumlah followers yang banyak dan masyarakat Indonesia banyak yang kenal aku, comeback do about it (mengampanyekan kesehatan mental),” kata Ariel.

“Banyak yang nunggu kedatanganku ke entertain, dengan menggunakan platform sharing aku bisa mengajak orang untuk sadar dengan kesehatan mental, itu passionku sekali,” imbuh Ariel

Sebagai informasi, Ariel Tatum pernah didiagnosa gangguan mental Borderline Personality Disorder (BPD) atau kepribadian ambang akut.

Gangguan mental yang diderita Ariel menyebabkan sulit untuk berkegiatan dan menjalin hubungan dengan orang lain selama berkarir di dunia hiburan.

Gangguan mental itu bahkan membuat Ariel berulang kali melakukan percobaan bunuh diri.

Ariel merasa harus kampanye agar penderita gangguan mental sadar harus bercerita tentang keluh kesah. Bukan menyembunyikan sendiri.[]

Riandar Fata Hudaya

https://akurat.co