Ekonomi

Menaker Ucap Program JKP Sukses Kalau Tak Ada yang PHK!

Menaker Ucap Program JKP Sukses Kalau Tak Ada yang PHK!
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (Dokumentasi BNPB)

AKURAT.CO Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menuturkan kesuksesan  program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) jika tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Menurutnya jika jumlah PHK sedikit maka klaim JKP sedikit, sehingga program tersebut bisa dikatakan sukses.

" Jadi kalau program JKP ternyata yang mengklaim sedikit itu sukses menurut kami," katanya dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Senin (21/3/2022).

baca juga:

Ida Fauziyah mengatakan minimnya klaim JKP menunjukkan pemerintah berhasil membangun sistem ketenagakerjaan jika tidak ada yang di-PHK. 

" Itu baru sukses karena bisa menjaga ketahanan BPJS Ketenagakerjaan. Semakin kuat, pemerintah sudah memberikan Rp6 triliun tetapi tidak digunakan kan luar biasa itu," ucapnya.

Pemerintah sendiri merencanakan penyaluran anggaran untuk program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) di 2022 sebesar Rp1,131 triliun.

Rinciannya, untuk pembayaran selisih kekurangan pembayaran iuran peserta tahun 2021 sebesar Rp1.088.336.628,37. Angka ini untuk menutup selisih iuran bagi 139.547 tenaga kerja.

Serta untuk proyeksi iuran JKP yang dibayarkan Pemerintah Pusat tahun 2022 untuk periode Desember 2021 hingga November 2022 sebesar Rp1,13 triliun. Ini untuk 134.835.015 tenaga kerja.

Kemenaker telah menyalurkan dana Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) kepada 191 orang. Jumlah ini hingga per 20 Maret 2022.