Rahmah

Menag Yaqut Tegaskan Pemerintah Siap Berangkatkan Jemaah Haji 2022 

Pemerintah Indonesia juga telah menegaskan akan memberikan layanan kepada jemaah haji yang akan berangkat tahun ini.


Menag Yaqut Tegaskan Pemerintah Siap Berangkatkan Jemaah Haji 2022 
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas bersama Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa'adi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII di Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (18/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Kementrian Agama (Kemenag) telah memastikan bahwa jemaah haji Indonesia tahun 2022 dipastikan berangkat. Pemerintah Indonesia juga telah menegaskan akan memberikan layanan kepada jemaah haji yang akan berangkat tahun ini.

Hal ini ditegaskan Menag Yaqut Cholil Qoumas usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo. Rapat yang digelar di Istana Bogor ini membahas tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji.

“Intinya, pemerintah sudah siap melayani Jemaah haji, mulai dari berangkat hingga kembali ke Tanah Air,” jelas Menag di Istana Bogor, Selasa (17/5/2022).

baca juga:

“Kita sudah siapkan skemanya, termasuk terkait penerapan protokol kesehatan yang mempersyaratkan vaksin. Jemaah tahun ini harus sudah vaksin lengkap atau minimal sudah dua kali. Kita sudah ikhtiarkan hal ini,” tambahnya.

Menag menambahkan, vaksin menjadi salah satu syarat yang ditetapkan oleh Arab Saudi. Menurutnya, ada dua ketentuan yang ditetapkan Arab Saudi. 

Pertama, haji tahun 2022 ini dilakukan dengan ketentuan untuk mereka yang berusia paling tinggi 65 tahun 0 bulan per tanggal 30 Juni 2022 dan telah menerima vaksinasi lengkap Covid-19 yang disetujui Kementerian Kesehatan Saudi atau minimal sudah dua kali vaksin. 

Kedua, jemaah yang berasal dari luar Kerajaan juga wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Seperti diketahui, pemerintah Arab Saudi pada tahun ini memberikan kuota haji Indonesia sebesar 100.051 orang. Kuota ini terdiri atas 92.825 haji regular dan 7.226 haji khusus. Sementara itu, para jemaah akan mulai masuk asrama haji pada 3 Juni dan pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama dilakukan pada 4 Juni 2022.

“Kemenag menjalin kerja sama dengan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines untuk memberangkatkan dan memulangkan jemaah haji Indonesia,” kata Menag.

Para jemaah selama di Arab Saudi, lanjut Menag menyampaikan, akan menerima layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, dan juga kesehatan. Untuk akomodasi di Madinah, dipastikan jemaah akan menempati hotel di wilayah Markaziyah dengan jarak terjauh 650 meter dari Masjid Nabawi. Sementara di Makkah, jarak terjauh hotel Jemaah adalah 4 km dari Masjidil Haram. 

“Untuk keperluan ibadah, kami sudah siapkan Bus Shalawat yang akan mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram pergi pulang,” ujar Menag.

“Untuk layanan katering, jemaah akan mendapatkan makan sebanyak 119 kali selama di Tanah Suci, baik di Madinah, Jeddah, Makkah, maupun pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” pungkasnya.

Berkaitan dengan layanan ibadah haji, pemerintah juga sudah menyiapkan sejumlah konsultan ibadah yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Para konsultan ini, kata Menag, adalah para ahli yang memiliki pengetahuan keagamaan, khususnya di bidang ibadah haji.

Selain itu, Menag menyebut, pemerintah juga sudah menyiapkan Klinik Kesehatan Haji baik di Makkah, Jeddah, dan Madinah, serta sejumlah pos layanan kesehatan. Hal ini disiapkan untuk memberikan layanan kesehatan secara optimal kepada Jemaah. []