News

Menag Yaqut Ajak Momentum Ramadan untuk Bersihkan Kesombongan Diri

Menag Yaqut Ajak Momentum Ramadan untuk Bersihkan Kesombongan Diri
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas bersama Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa'adi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII di Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (18/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat muslim mejadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan membersikan residu manusiawi.

"Ramadan adalah momen kita menata dan memperbaiki kualitas diri. Kita dibina dan dididik untuk menjadi muslim yang tunduk dan patuh terhadap perintah Allah. Kita juga dibiasakan untuk membangun solidaritas dengan sesama," kata Menag Yaqut, di Jakarta, Sabtu (2/4/2022).

Menurut Yaqut, solidaritas dengan sesama ini dapat terwujud bila seseorang mampu menghilangkan kesombongan diri.

baca juga:

"Ini merupakan bagian residu manusiawi yang perlu dibersihkan. Kesombongan ketika menganggap diri kita lah yang paling benar, sementara orang lain selalu salah. Adalah kesombongan ketika menganggap diri kita yang paling jujur, sementara orang lain pasti berlaku curang," tuturnya.

Pria yang biasa disapa Gus Yaqut itu berharap masyarakat dapat mengambil hikmah di bulan suci Ramadan untuk membersihkan residu manusiawi tersebut.

"Satu bulan ke depan di bulan Ramadan ini, di bulan yang penuh maghfirah, di bulan yang penuh ampunan, di bulan yang penuh hikmah dan pelajaran kita akan ditempa untuk membersihkan residu-residu manusiawi seperti itu," ujarnya.

"Kita akan lihat nanti, apakah ibadah-ibadah kita selama di bulan ramadan ini tuntas. Apakah ibadah kita selama di bulan ramadan ini mampu memetik segala pelajaran yang diberikan langsung oleh Allah SWT kepada kita," sambungnya.

Lebih lanjut, Menag mengungkapkan ini adalah tahun ketiga umat muslim Indonesia menyambut Ramadan di tengah pandemi Covid-19. Meskipun kondisi pandemi sudah melandai, Menag mengimbau agar masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) selama Ramadan.

"Pada tahun ini, momen Ramadan masih dalam suasana pandemi Covid-19. Meski telah melandai, namun mari kita tetap menjaga diri dengan terus meningkatkan kesadaran tentang kebersihan dan kesehatan," pungkasnya.[]