News

Menag: Perlu Forum Negara Melayu untuk Bahas Problem Keagamaan

Menag menggarisbawahi bahwa semua agama mengajarkan kebaikan.


Menag: Perlu Forum Negara Melayu untuk Bahas Problem Keagamaan
Menag Yaqut Cholil Qoumas

AKURAT.CO, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menilai perlu ada forum yang lebih besar di antara negara-negara Melayu untuk membahas problem keagamaan yang sedang dihadapi saat ini. 

Pernyataan ini disampaikan Menag Yaqut saat menggelar rapat dengan perwakilan Pemerintah Singapura secara daring pada Kamis (6/5/2021) malam. 

"Ini menjadi pekerjaan kita semua dan menarik bisa membuat forum lebih besar di antara kita, negara-negara Melayu, untuk berbicara terkait problem keagamaan yang kita hadapi," kata Menag sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari laman resmi Kemenag pada Jumat (7/5/2021).

Dalam rapat ini membahas masalah penguatan kerjasama bilateral. Toleransi dan formalisme beragama menjadi isu yang dibahas dalam pertemuan kedua negara ini.  Hadir mendampingi Menag, Sekretaris Jenderal Nizar Ali dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin.

Menag menggarisbawahi bahwa semua agama mengajarkan kebaikan. Menurutnya, tidak ada agama  yang mengajarkan keburukan. Sebagai Menag, dirinya selalu menekankan kepada jajaran dan masyarakat, bahwa agama adalah wasilah, sarana, untuk mencapai tujuan. Tujuan agama adalah mendapatkan keridhaan Tuhan. 

“Dari pandangan seperti ini, kami lebih mudah meyakinkan seluruh agama yang ada di Indonesia soal perbedaan agama, bahwa itu adalah perbedaan cara menuju Tuhan. Jadi tidak perlu ada pertentangan. Jadi biasa saja orang berbeda agama,” tutur dia.

Namun demikian, Menag Yaqut mengakui bahwa masih ada tantangan terkait adanya sejumlah pihak yang merasa paling benar dan merasa bahwa mereka yang berbeda agama harus dimusuhi.

Menurutnya, fenomena ini masih ada dan potensinya juga tidak hanya di satu agama saja. Semua agama memiliki potensi seperti itu.

"Menurut saya bicara soal agama yang sebenarnya perlu tenaga, perlu pikiran, memerlukan banyak hal, termasuk keberanian. Jadi ini pekerjaan kita semua. Ini menarik," kata dia.

"Kita akan bahas persoalan ini saat pertemuan SOM Mabims pada November 2021 di Jakarta, nanti," tandas Menag. []

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co