News

Menag Ingin IKALUIN Jakarta Merekontruksi Paham Keislaman yang Lebih Fungsional dan Membumi

Menjadikan Islam sebagai inspirasi dan memperkuat sendi kemanusiaan


Menag Ingin IKALUIN Jakarta Merekontruksi Paham Keislaman yang Lebih Fungsional dan Membumi
Menan Yaqut Cholis Qoumas dalam Pelantikan Pengurus IKALUIN Jakarta 2020-2024

AKURAT.CO, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendorong alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus berkiprah bagi kemajuan masyarakat dan negara. Khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang universal.

Menag mendorong IKALUIN Jakarta (Ikatan Alumni UIN) melakukan dua hal ke depannya. Pertama, merevitalisai image building sebagai kampus pembaharu yang terus menumbuhkan pemikiran keislaman yang universal perlu dikuatkan lagi terumatama alumni UIN Jakarta.

IKALUIN juga diharap mengajak ummat untuk bersama meyakini bahwa agama Islam mampu selesaikan problem kemanusiaan, serta menjadikan Islam sebagai inspirasi dan memperkuat sendi kemanusiaan. 

"Kata Gus Dur Islam tak perlu dibela, yang butuh pembelaan adalah manusia. Mari kita rekonstruksi pemikiran dan gerakan keislaman kita agar lebih fungsional dan membumi. Dan ini sangat khas dilakukan UIN Jakarta," kata Menag saat memberikan sambutan pelantikan Pengurus IKALUIN Jakarta periode 2020-2024 yang dilakukan secara virtual, Sabtu (22/5/2021).

Kedua, kata Menag, IKALUIN Jakarta perlu melakukan kajian atau mapping tingkat ketercapaian lulusan dengan ketergunaanya di masyarakat. Dan kontribusi lulusan UIN Jakarta terhadap pembangunan bangsa dan negara.  

Dalam sambutannya, Menag mengakui UIN Jakarta sebagai kampus pembaharu yang berhasil banyak lahirkan pemikir dan upaya pembaharuan Islam. Diantaranya almarhum Harun Nasution. Harun Nasution, dikenal sebagai pelatak dasar pemikiran keislaman. Lalu ada Nurcholis Madjid. 

"Pembaharuan dalam Islam dalam hemat saya adalah keharusan. Kita masuki era dimana Teknologi Informasi kuat, membawa perubahan tatanan sosial kemasyarakatan dan keagamaan, dan Ikaluin telah melaunching aplikasi untuk berapdatasi dengan perkembangan teknologi," terang Menag.

Sementara itu, Rektor UIN Jakarta Amany Lubis meminta para Alumni UIN Jakarta terus mengukuhkan komitmen memajukan almamater dan berkiprah secara positif. Menjadikan Islam sebagai pedoman hidup. Islam yang bercorak moderat yang dikembangkan UIN Jakarta. 

"Kita adalah pejuang-pejuang moderasi beragama yang sejak dulu hingga kini," kata Amany.

Amany juga menyebut bahwa saat ini UIN Jakarta sudah dikenal di dunia international. UIN Jakarta mashur kemanapun dan dimanapun. 

"Sehingga harus kta jaga UIN Jakarta dapat terus maju," kata Amany.

Dia menegaskan bahwa peran alumni penting, tak hanya di kampus tapi untuk negara dan agama. Untuk itu, wajar kalau semua alumni memikirkan satu langkah untuk maju bersama UIN Jakarta.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co