News

Membuat Apel Estetik dengan Teknik Mojie Ringo

Apel mojie ringo paling sering dihiasi dengan pesan dan simbol keberuntungan dan kemakmuran, dan ditawarkan sebagai hadiah


Membuat Apel Estetik dengan Teknik Mojie Ringo
Mojie ringo adalah sebuah teknik yang memanfaatkan kekuatan matahari untuk membuat apel yang estetik. (odditycentral.com)

AKURAT.CO Ada beragam cara untuk membuat karya seni unik. Salah satunya adalah teknik mojie ringo. Yakni, sebuah teknik yang memanfaatkan kekuatan matahari untuk membuat apel yang estetik.

Teknik yang berawal dari Jepang ini murni tidak menggunakan bahan kimia apa pun.

Dilansir dari Oddity Central, selama berabad-abad, petani apel di Prefektur Aomori Jepang telah menciptakan apel pusaka yang menakjubkan dengan menggunakan teknik mojie ringo. Cara kerjanya cukup sederhana mengingat 'hanya' perlu menghilangkan apel dari sinar matahari untuk jangka waktu tertentu dan kemudian menerapkan stensil untuk memastikan bahwa beberapa bagian kulit apel berubah warna.

Apel mojie ringo paling sering dihiasi dengan pesan dan simbol keberuntungan dan kemakmuran, dan ditawarkan sebagai hadiah.

Varietas apel besar seperti Mutsu atau Stark Jumbo paling cocok untuk mojie ringo, karena memberikan lebih banyak luas permukaan untuk desain yang rumit.

Proses ini biasanya dimulai pada bulan Januari, dengan operasi pemangkasan, untuk memastikan bahwa bunga yang tersisa mendapatkan banyak sinar matahari. Kemudian, petani menggunakan tongkat berbulu, menyerbuki setiap bunga pohon apel dengan tangan. Setelah buah mulai terbentuk, mereka ditutup dengan kantong plastik berlapis-lapis agar terlindung dari hama dan sinar matahari.

Menjaga apel tetap "dalam kegelapan" untuk jangka waktu yang lama akan meningkatkan fotosensitifitasnya. Jadi, ketika kantong plastik akhirnya dilepas, apel-apel itu akan memproduksi antosianin, komponen yang mengubah kulit menjadi merah.

Selama tahap akhir proses mojie ringo, stensil diaplikasikan pada permukaan apel untuk memastikan hanya kulit di sekitar stensil yang berubah menjadi merah.

Teknik mojie ringo kemudian disempurnakan oleh petani Aomori Haruo Iwasaki. Sementara putranya, Chisato Iwasaki, dianggap sebagai salah satu seniman apel paling berbakat saat ini.

Baca Juga: Mahasiswa Jepang Buat Pakaian 'Mewah' dari Karet Gelang

Meskipun tampaknya cukup mudah, teknik ini membutuhkan banyak kerja keras dan kesabaran selama periode waktu yang lama. Tak sedikit yang menyebut bahwa upaya dan perhatian yang diberikan pada apel-apel itu tidak sepadan secara ekonomi.

Itulah sebabnya tradisi lama perlahan-lahan memudar, dengan hanya sedikit kebun buah Aomori yang menghasilkan buah yang menarik perhatian.

Teknik mojie ringo juga sangat populer di Cina dan negara-negara Asia lainnya dengan nama "tato apel". []

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co