Ekonomi

Memasuki Tahun Politik Kementerian PAN RB Berbenah lakukan Akselerasi


Memasuki Tahun Politik Kementerian PAN RB Berbenah lakukan Akselerasi
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur. (AKURAT.CO/Arief Munandar)

AKURAT.CO, Memasuki tahun politik 2018 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mulai berbenah dengan fokus melakukan 6 hal penting yang sejalan dengan organisasi yaitu integritas, profesional dan akuntabel (IPA).

Keenam hal tersebut meliputi. Pertama meningkatkan kualitas penerapan manajemen kinerja, meningkatkan kuantitas pelaksanaan reformasi birokrasi, meningkatkan efektivitas penataan kelembagaan. Tak hanya itu, kualitas penerapan manajemen SDM, penerapan e-government dan kualitas pelayanan publik juga menjadi perhatian khusus Kementerian PAN RB.

"Dengan cara ini, diharapkan akan meningkatkan potensi efisiensi dan target-target pencapaian nasional dan daerah," ujar Menpan RB Asman Abnur di Jakarta, Senin (22/1).

Selanjutnya Kementerian PAN RB juga siap mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas pelaksanaan reformasi birokrasi di berbagai bidang di seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi. Agar memiliki indeks RB dengan kategori baik.

Selain itu, menurut Menpan pihaknya akan terus Pembangunan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih (WBK/WBBM) sebagai percontohan birokrasi yang dekat dengan masyarakat.

"Kami berharap dari resolusi ini akan dihasilkan sistem manajemen SDM ASN yang efektif dan efisien dan mampu mendukung penyelenggaraan pelayanan birokrasi dan good government," tambah dia.

Perhatian terhadap reformasi birokrasi di berbagai daerah di wujudkan dengan target penerapan mal pelayanan publik di 9 provinsi. Melalui penerapan Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) dengan diiringi meningkatkan sejumlah inovasi pelayanan publik di dalam negeri.

"Selain terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik resolusi tahun 2018 juga dapat mendorong peningkatan ranking Easy of Doing Bussines (EoDB) sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah," tutup dia. []