Rahmah

Memaknai Ramadan sebagai Bulan Literasi, Da'i Kondang Ustaz Alvian: Al-Qur'an Literasi Wajib Bagi Muslim

Begini makna literasi di bulan Ramadhan


Memaknai Ramadan sebagai Bulan Literasi, Da'i Kondang Ustaz Alvian: Al-Qur'an Literasi Wajib Bagi Muslim
Alvian Iqbal Zahasfan (Lufaefi/Akurat.co)

AKURAT.CO Literasi menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat masa kini dalam kaitannya dengan agama maupun hal-hal sosial. Pasalnya, perubahan dunia yang dibarengi dengan era digital berkembang begitu pesat, yang beberapa diantaranya didorong oleh kemampuan literasi yang tinggi dan juga canggih.

Bagi masyarakat Muslim, lebih-lebih dalam aktivitas menjalankan ibadah puasa Ramadan, literasi memiliki posisi penting. Apalagi dalam sejarah Islam, ayat Al-Qur'an yang pertama turun adalah tentang semangat membaca, yaitu QS. Al-'Alaq ayat 1-5.

Demikian disampaikan oleh Da'i kondang Alvian Iqbal Zahasfan dalam Kultum Ramadan Akurat.co yang disiarkan langsung melalui Channel YouTube Akurat.co. Alvian mengatakan, literasi dalam dunia Islam cukup menakjubkan. Sejarah Islam di Andalusia, Spanyol, selama kurang lebih 200 tahun, pernah menjadi mercusuar dunia. Demikian tidak lain kecuali karena disiplin literasinya.

Anggota komisi Sunnah ADDAI tersebut juga menyampaikan agar di bulan Ramadan ini umat Islam mendisiplinkan diri dalam literasi. Literasi yang paling penting dalam konteks ini, kata beliau, adalah membaca dan merenungi kandungan makna Al-Qur'an. Ramadan dan Al-Qur'an, sambung beliau, akan memberi syafaat pada pembacanya kelak di yaumil qiyamah.

Da'i yang juga merupakan Dosen SPs UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga memberi penegasan agar umat Islam melanggengkan membaca Al-Qur'an selama Ramadan. "Kalau pun tidak bisa seperti para ulama kita dahulu yang dapat menghatamkan Al-Qur'an setiap hari tujuh kali, minimal membacanya, jangan sampai tidak membacanya sama sekali." Sambungnya.

Beliau juga menyayangkan manakala kini umat Islam tidak lagi seperti umat Islam zaman dahulu, di mana literasinya sangat tinggi. Umat Islam terbelakang jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa, disebabkan karena lemahnya literasi. Sebab demikian, lanjutnya, memaknai literasi di bulan Ramadhan dengan memperbanyak baca Al-Qur'an adalah hal yang amat urgen, bahkan wajib.

"Literasi yang wajib bagi seorang Muslim tidak lain adalah membaca Al-Qur'an. Yang juga kelak akan memberi syafaat kepada kita semua di akhirat", pungkasnya.[]