Lifestyle

Melirik Harga Sampah Plastik yang Punya Nilai Jual Tinggi dan Bermanfaat


Melirik Harga Sampah Plastik yang Punya Nilai Jual Tinggi dan Bermanfaat
Diskusi Potensi Ekonomi dari Sampah Plastik (Afrizal Abdul Rahman)

AKURAT.CO Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) melihat terjadi penurunan presentasi sampah plastik. Padahal, banyak manfaat yang akan didapat dari sampah plastik. 

Menurut Pris Polly Lengkong, Ketua IPI, sampah plastik yang memang banyak digunakan, dan menjadi kebutuhan masyarakat di setiap harinya, memiliki banyak manfaat. 

"Sampah plastik itu multiguna, 100 persen bisa digunakan untuk membuat meja, kursi, bahkan lemari pakaian. Tapi, saat ini kami merasakan penurunan," katanya kepada AkuratTren dalam diskusi media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/11). 

Penurunan tersebut bisa saja terjadi karena adanya larangan penggunaan plastik di beberapa daerah di Indonesia. Di mana, Surabaya salah satu kota yang telah menetapkan pelarangan sampah plastik sekali pakai. 

Padahal, menurut Pris, plastik sendiri memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Paling murah plastik yang akrab disebut kresek itu per kilogram di hargai Rp500. 

"Itu baru dari pemulung, tapi kalau sudah di proses bisa mencapai Rp5 Ribu," lanjutnya. 

Lanjut Pris, salah satu yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi selain plastik yaitu, botol plastik. Dimana, bisa diangka Rp4-5 Ribu per kilogram. 

Senada dengan Pris, Ir. Ahmad Zainal Abidin, MSc., Ph. D Ahli kimia Institut Teknologi Bandung, melakukan penelitian tentang dampak daur ulang botol Polyethylene Therepthalate (PET). Di mana, hasilnya memang memiliki nilai jual yang tinggi. 

"Saya terjun langsung, hasilnya sampah yang sudah recycle PET itu dijual pemulung bisa seharga Rp4500, pengepul satu itu bisa seharga Rp9900 dengan tutup dan body, dan sampai industri terlahir itu sampai Rp10 Ribu untuk body saja, dan tutupnya seharga Rp8 Ribu," tutup Ir. Ahmad.

Melihat harganya yang cukup tinggi, yuk coba jangan buang sembarangan plastik yang Kamu gunakan. Simpan dan jual ke bank sampah!