Olahraga

Melihat ke Indonesia, Malaysia Ingin Pebulutangkisnya Banyak Bertanding

BAM tak menurunkan atlet tunggal di Indonesia Masters dan Indonesia Terbuka di Istora Senayan, Jakarta.

Melihat ke Indonesia, Malaysia Ingin Pebulutangkisnya Banyak Bertanding
Pebulutangkis tunggal putra Malaysia, Ng Tze Yong, ketika bertanding di Thailand Terbuka di Bangkok, Thailand, Mei silam. (BADMINTON PHOTO)

AKURAT.CO, Sejalan dengan kekecewaan atas tersingkirnya Malaysia di Piala Thomas 2022, Mei silam, Direktur Performa Unggul Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Dr Tim Jones, mengatakan bahwa pihaknya mesti melihat ke negara lain yang salah satunya adalah Indonesia.

Salah satu faktor yang dicatat oleh Jones adalah kualitas persaingan yang mesti ditempuh oleh atlet Malaysia untuk mengimbangi upaya peningkatan kebugaran fisik mereka. Pebulutangkis Malaysia, kata Jones, mesti memainkan lebih banyak pertandingan berkualitas.

“Untuk kekuatan dan kemampuan fisik, kita selalu bisa meningkatkan kebugaran mereka dan (meminta mereka) berlari, tetapi bulutangkis adalah olahraga perseorangan, mereka butuh kompetisi, bermain di pertandingan berkualitas yang cukup sering,” kata Jones sebagaimana dipetik dari New Strait Times.

baca juga:

“Kita tidak perlu mengikuti negara-negara lain tetapi kita bisa belajar dari apa yang mereka lakukan dan apa yang berhasil. Jika Anda lihat Indonesia, para pemain mereka bertanding sepanjang waktu, kita butuh itu. Bulutangkis di Malaysia seperti sepakbola di Inggris, semua orang memainkannya, tetapi kita butuh kualitas.”

Malaysia sebenarnya tampil baik dengan menjadi juara Grup C Piala Thomas 2022 salah satunya dengan mengalahkan tim kuat Jepang. Namun, mereka tumbang di perempat final oleh India yang akhirnya menjadi juara dengan mengalahkan Indonesia di partai final.

Jones mengaku sudah berdiskusi dengan dua Direktur Kepelatihan BAM, Wong Choong Hann dan Rexy Mainaky. Bersama dua sosok tersebut, Jones melakukan evaluasi menyusul hasil di Piala Thomas.

“Jelas saya tidak puas dengan hasil Piala Thomas. Kita bisa mengalahkan India, dan melihat hasil final (India melawan Indonesia), bisa mengangkat piala. Meski begitu, kita harus mengakui bahwa (skuat) kita kurang dalam. Kita butuh skuat yang seimbang di tiga pemain tunggal dan dua ganda, kita tidak punya itu,” kata Jones.

“Saya tidak bakal menyalahkan semuanya pada para pemain. Kita perlu melihat lebih dekat pada program latihan masing-masing pemain dan melihat apa yang perlu dirubah. Saya sudah berdiskusi dengan Wong Choong Hann dan Rexy,” tutur Jones.

Pernyataan Jones soal kurangnya kompetisi atlet Malaysia tampaknya tak sejalan dengan kebijakan BAM pada beberapa turnamen terdekat. BAM tak menurunkan atlet tunggal di Indonesia Masters dan Indonesia Terbuka di Istora Senayan, Jakarta, bulan ini.[]