Ekonomi

Melantai di Bursa Kala Pandemi, Saham Perusahaan Rumah Sakit Melesat 25 Persen

Perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas rumah sakit swasta PT. Kedoya Adyaraya Tbk ikut meramaikan pencatatan perdana saham (listing) di BEI


Melantai di Bursa Kala Pandemi, Saham Perusahaan Rumah Sakit Melesat 25 Persen
Ilustrasi - Bursa Efek (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas rumah sakit swasta PT. Kedoya Adyaraya Tbk ikut meramaikan pencatatan perdana saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/9/2021).

Perseroan tercatat dengan kode saham RSGK pada penawaran umum perdana saham, menebar sebanyak 185.940.000 saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel perseroan mewakili sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana saham.

Harga penawaran dipatok Rp1.720 per saham. Pada perdagangan perdananya saham RSGK melonjak 25% atau 430 poin ke level harga Rp2.150 per saham.

Direktur Utama Perseroan Dr.

Liem Kian Hong menyatakan saat ini RSGK mengganggap perlu untuk mengambil langkah ke depan secara terukur dalam mengubah status perseroan dari yang semula tertutup menjadi terbuka. Perseroan dengan pelaksanaan keterbukaan ini menargetkan perkembangan yang lebih cepat dan lebih signifikan dalam kelangsungan usaha perseroan.

" Impian tersebut adalah untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan yang berlaku hingga mencapai taraf international. Mendukung hal tersebut, perseroan selalu berkomitmen dan melaksanakan perbaikan baik dari sisi manajemen maupun sisi pelayanan kesehatan dengan mengedepankan pendekatan humanis dalam penyelesaian setiap permasalahan dan peningkatan kualitas layanannya," tutur Liem Kian Hong di Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Langkah RSGK ke depan adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang merata kepada masyarakat dan menciptakan lapangan kerja kepada tenaga kesehatan, serta menjadi tempat bernaung para tenaga kesehatan yang mumpuni dan profesional dalam negeri. 

Oleh karena itu, RSGK akan terus melangkah ke depan agar menjadi rumah sakit dengan pelayanan kesehatan yang dapat diandalkan dan terpercaya. Lebih lanjut, secara konkrit arah RSGK dalam melaksanakan pengembangan usaha adalah dengan dilaksanakannya penguatan yang disertai dengan pengembangan sistem pelayanan kesehatan secara tepat dan efektif terhadap RS.Grha Kedoya dan RS.Grha MM2100 serta rumah sakit lain yang masuk dalam rencana pembangunan dan pengembangan di masa yang akan datang. 

" Hal ini untuk mengambil kembali kepercayaan masyarakat dalam perkembangan dunia kesehatan dalam negeri, serta membentuk infrastruktur penguatan pelayanan kesehatan yang mana diproyeksikan dapat menyerap pasar potensial pada dunia kesehatan dalam negeri," pungkasnya.

Sekadar informasi, PT. Kedoya Adyaraya Tbk, Perseroan di bidang rumah sakit swasta berkedudukan di Jakarta Barat melaksanakan usaha pengelolaan pelayanan kesehatan yaitu RS. Grha Kedoya yang berlokasi di daerah Jakarta Barat dan RS. Grha MM2100 yang berlokasi di daerah Bekasi (Perseroan). 

Perseroan didirikan pada tahun 2009 dan merupakan pemilik dari RS. Grha Kedoya yang berlokasi di Jl. Panjang No.26, RW.7, Kedoya Utara, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11520 (Grha Kedoya) dan RS. Grha MM2100 yang berlokasi di Kawasan Industri MM2100 Jalan Kalimantan Blok CB-1, Gandasari, Kec. Cikarang Bar., Bekasi, Jawa Barat 17530 (Grha MM2100).

Sebelumnya perseroan didirikan pada tahun 1990, merupakan perseroan yang bergerak dalam bidang pendirian dan pengelolaan rumah sakit umum berikut menyediakan sarana dan fasilitas penunjang untuk mengelola  rumah sakit. Seiring berjalannya waktu, perseroan membangun rumah sakit pertamanya yaitu RS. Grha Kedoya pada tahun 2009 dan kemudian melaksanakan akuisisi terhadap RS.Grha MM2100 pada tahun 2018.

Bentuk komitmen Perseroan dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan, perseroan berhasil mendapatkan akreditasi pertama secara internasional melalui akreditasi yang diselenggarakan oleh Joint Commission Internasional (JCI) pada tanggal 13 Juli 2019. Akreditasi JCI telah menobatkan RS Grha Kedoya sebagai rumah sakit yang memiliki standar pelayanan kesehatan dan manajemen organisasi pelayanan kesehatan secara internasional. 

Hingga saat ini perseroan memiliki layanan kesehatan yang ditunjang oleh para tenaga kesehatan dari berbagai bidang spesialis dan sub spesialis termasuk namun tidak terbatas dari 35 dokter umum, 10 dokter gigi, dan 155 dokter spesialis dilengkapi dengan layanan penunjang medis lainnya seperti fasilitas laboratorium, radiologi, hiperbarik, rehabilitasi medik, pemeriksaan medis rutin, dan lainnya dengan menggunakan teknologi terkini di dunia kesehatan.[]