Tech

Melalui GIIAS 2021 Kosmik Indonesia Sosialisasikan Kendaraan Ramah Lingkungan

Banyak yang tertarik motor listrik, tapi mudur ketika mendengar harganya.


Melalui GIIAS 2021 Kosmik Indonesia Sosialisasikan Kendaraan Ramah Lingkungan
Booth Kosmik Indonesia di GIIAS 2021 (AKURAT.CO/Iim Halimatus Sadiyah)

AKURAT.CO Komunitas Sepeda/Motor Listrik (Kosmik) Indonesia turut meramaikan pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021. Di booth-nya yang terletak di Hall 8-D12 Kosmik memamerkan 8 brand startup dan 7 brand custom sepeda motor listrik. 

Di hari terakhir GIIAS yang berlangsung hari ini (Minggu, 21/11/2021), anggota Kosmik, Dharmawan Somaatmadja menyebut sepanjang pameran berlangsung, kehadiran mereka ingin memberikan pemahaman seputar kendaraan yang ramah lingkungan. Mengingat masih banyaknya yang belum tahu perihal kendaraan listrik, khusus sepeda atau motor listrik. 

Saat ditanya seputar penjualan motor listrik yang dipamerkan di booth Kosmik, Dharmawan menyebut belum banyak pengunjung GIIAS 2021 yang beli dan minat. 

"Kalau yang tertarik dengan motor listrik banyak. Akan tetapi, saat mendengar harganya mereka langsung mundur karena memang harga untuk kendaraan listrik ini masih tinggi. Jadi, hanya orang-orang yang sudah sadar dan paham akan lingkungan, yang biasanya berminat dengan kendaraan listrik ini," ujar Dharmawan. 

Ia juga mengatakan bahwa di Indonesia sendiri untuk mensosialisasikan kendaraan listrik yang ramah lingkungan untuk masyarakat secara luas masih cukup sulit. Sebab, masih banyak orang yang lebih memilih membeli kendaraan bermotor biasa karena harganya yang lebih murah ketimbang motor listrik. 

Motor listrik paling murah yang ditawarkan di booth Kosmik, yaitu Rp12,9 juta dari merek Quest. Sementara motor listrik termahal dibanderol dengan harga Rp65 juta dari merek Katalis. 

Meskipun harganya tidak murah, perawatan kendaraan listrik sendiri bisa dikatakan cukup mudah. Menurut Dharmawan perawatannya lebih simpel, tidak seperti motor dengan mesin biasa. Bahkan hanya tinggal di-charge saja untuk isi ulang dayanya. 

"Pabrikan atau modifikator sudah membuat segala komponen kendaraan listrik dengan aman agar tidak korslet saat terkena air. Jadi, jika hanya terkena cipratan air atau air hujan kendaraan akan tetap aman. Yang penting jangan direndam air dengan waktu yang lama karena akan merusak motor. Sama halnya dengan motor bensin, kalau direndam lama, ya, rusak," ungkap Dharmawan. 

Selain ramah lingkungan, dari segi pengisian daya sepeda atau motor listrik ini juga lebih mudah dan praktis. Lama pengisian daya sendiri tergantung pada kapasitas baterainya. Jika kapasitasnya kecil 2 jam pengisian sudah bisa penuh dayanya. Sementara jika kapasitasnya besar memerlukan waktu 3-5 jam pengisian.