News

Megawati Berani Taruhan Indonesia Timur Bakal Hilang Apabila Pancasila Diganti

Adapun, kata Mega, sosok Sukarno dapat menjadi motor lahirnya Pancasila sehingga tak ada seorangpun yang dapat menggantikan ideologi bangsa saat ini.

Megawati Berani Taruhan Indonesia Timur Bakal Hilang Apabila Pancasila Diganti
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidatonya dalam acara Pengumuman Rekomendasi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada 2018 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di DPP PDIP, Jakarta, Minggu (7/1). Terdapat 6 bacagub dan bcawagub yang diberikan rekomendasi PDIP, diantaranya Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. (AKURAT.CO/Handaru M Putra)

AKURAT.CO, Presiden Republik Indonesia (RI) kelima Megawati Soekarnoputri mengatakan, Indonesia akan terpecah apabila ada pihak yang ingin Pancasila dirubah. 

Menurut Mega, dirinya berani bertaruh bahwa daerah Indonesia Timur akan lepas apabila hal itu betul sampai terjadi. 

Hal tersebut disampaikannya saat berbicara dalam agenda 'Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara' yang digelar TNI Angkatan Laut di Geladak KRI Dewaruci, Jakarta pada Kamis (11/8/2022).

baca juga:

"Saya bilang ada orang yang mau ganti Pancasila, begitu diganti taruhan sama saya, kalau orang itu mau ketemu saya silahkan ketemu, taruhan bagian timur pasti lepas, pasti lepas," kata Megawati. 

Adapun, kata Mega, sosok Sukarno dapat menjadi motor lahirnya Pancasila sehingga tak ada seorangpun yang dapat menggantikan ideologi bangsa saat ini. 

"Tidak ada yang bisa menggantikan karena Bung Karno mengatakan bahwa beliau bukan membuat Pancasila tapi menggali pancasila dari bumi Indonesia," ujar Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu. 

Megawati juga menyebut bahwa terdapat empat pilar yang mempertahankan kondisi Bangsa Indonesia, diantaranya Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Gotong royong. 

"Kalau salah satu ini hilang, enggak ada menurut saya yang namanya Indonesia yang dikenal sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, bangga lah menjadi Bangsa Indonesia," tukas dia. []