Entertainment

Medina Zein Jatuh Pingsan Usai Jalani Sidang Pleidoi

Medina Zein menjalani sidang pleidoi atas dua kasus hukum yang menjeratnya di PN Jakarta Selatan, Kamis (22/09).

Medina Zein Jatuh Pingsan Usai Jalani Sidang Pleidoi
Medina Zein di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (22/09). (AKURAT.CO/Medina Zein)

AKURAT.CO, Medina Zein menjalani sidang pleidoi atas dua kasus hukum yang menjeratnya yakni dugaan pencemaran nama baik dan pengancaman. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (22/09) sore hari.

Usai menjalani sidang, Medina Zein didampingi suami sekaligus kuasa hukumnya, Lukman Azhari dan petugas berjalan ke mobil tahanan. Medina Zein sendiri diketahui mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Sambil berjalan ke arah mobil, Medina Zein mengungkapkan harapannya atas nota pembelaan yang dibacakan dalam sidang. Ia berharap pleidoi yang disampaikan bisa diterima.

baca juga:

"Mudah-mudahan hakim menerima semua pleidoi aku dan tim," kata Medina Zein.

Hanya saja, ketika hendak naik ke mobil tahanan, Medina Zein tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri. Lukman Azhari bersama petugas dan dua orang lainnya berusaha untuk mengangkat tubuh Medina dan masuk ke mobil tahanan.

Medina Zein Jatuh Pingsan Usai Jalani Sidang Pleidoi - Foto 1
Medina Zein jatuh pingsan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (22/09). AKURAT.CO/Maria Gabrielle

Ibu dua orang anak itu terlihat lemas dan terbaring di dalam mobil tahanan. Lukman Azhari kemudian bergegas mengambil tas miliknya yang masih ada di dalam gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Mau ke rumah sakit dulu ya," ujar Lukman Azhari.

Usai mengambil tas, dia kembali menaiki mobil tahanan. Setelahnya, mobil tahanan bergegas keluar dari area parkir Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sementara itu, sidang akan kembali dilanjutkan pada 26 September mendatang. Adapun agenda sidang pekan depan adalah jawaban atas pleidoi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sidang pembacaan tuntutan kasus dugaan pencemaran nama baik dijatuhi hukuman pidana selama 1 tahun. Hukuman itu dikurangi dengan masa penahanan yang pernah Medina jalani. Dia juga harus membayar denda sebesar Rp200 juta.

Sedangkan untuk kasus dugaan pengancaman, JPU menuntut agar Medina Zein dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. Hukuman ini dikurangi dengan masa penahanan yang telah dijalani dan denda dengan nominal yang sama.

Dalam sidang pleidoi, Kamis (22/09) Medina Zein juga membacakan sebuah surat yang berisi permohonan maaf kepada pelapor, Uci Flowdea dan Marissya Icha. Tangis Medina Zein tak terelakkan ketika ia menyampaikan ucapan terimakasih untuk sang suami, Lukman Azhari.[]