Entertainment

Medina Zein Divonis 6 Bulan Penjara di Kasus Pencemaran Nama Baik Marissya Icha

Medina Zein Divonis 6 Bulan Penjara di Kasus Pencemaran Nama Baik Marissya Icha
Medina Zein menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/9/2022). (AKURAT.CO/Maria Gabrielle)

AKURAT.CO, Selebgram Medina Zein divonis 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta. Medina dinilai terbukti mencemarkan nama baik selebgram Marissya Icha.

"Mengadili menyatakan terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik," kata hakim ketua membacakan putusan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2022).

Selain itu, hakim memerintahkan Medina dipenjara 1 bulan jika tidak membayar denda. Istri Lukman Azhari itu juga diperintahkan membayar biaya perkara Rp 5 ribu.

baca juga:

"Menetapkan barang bukti berupa 13 hasil tangkap layar handphone atas nama terdakwa terlampir di berkas perkara," demikian kata hakim. 

Dalam putusannya hakim mengungkapkan hal-hal yang memberatkan maupun meringankan untuk Medina Zein. Hal memberatkan yakni perbuatan Medina sangat tidak sesuai dan bertentangan dengan nilai-nilai etika kesopanan dan tidak mendidik penguna media sosial apalagi ia memiliki banyak followersnya.

Sedangkan hal meringankan yaitu Medina belum pernah dihukum, ia merupakan seorang ibu dari dua orang anak yang membutuhkan perhatian dan bimbingan dari seorang ibu, mengakui bersalah dan bersedia memohon maaf kepada pelapor dan memiliki gangguan jiwa bipolar sehingga memerlukan perawatan intensif.

Putusan yang diterima Medina lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU sebelumnya menuntut Medina dijatuhi hukuman penjara 1 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara.

"Menjatuhkan pidana terhadap Medina selama satu 1 tahun, dikurangi dengan masa penahanan yang berjalan. Memerintahkan terdakwa membayar denda Rp200 juta subsider 6 bulan pidana," demikian tuntutan JPU.

Medina Zein dilaporkan Marissya Icha ke Polda Metro Jaya pada 13 September 2021 dengan tuduhan pengancaman dan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Masalah berawal dari Medina Zein yang diduga menjual tas branded palsu ke sejumlah figur publik tanah air termasuk Marissya Icha.

Merasa tas tersebut tidak orisinil, Marissya meminta agar Medina mengembalikan uang yang telah ditransfernya. Namun Marissya mengklaim malah mendapatkan dugaan pengancaman dan pencemaran nama baik dari Medina Zein melalui media elektronik.

Medina sebelumnya juga dilaporkan atas dugaan pengancaman terhadap Uci Flowdea. Jaksa menuntut Medina dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan penjara. Putusan terkait perkara ini dibacakan majelis hakim PN Jaksel di hari yang sama dengan perkara pencemaran nama baik.[]