Entertainment

Medina Zein Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara dalam Kasus Pengancaman

Medina Zein dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan dalam kasus pengancaman atas laporan Uci Flowdea.

Medina Zein Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara dalam Kasus Pengancaman
Medina Zein di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/09). (AKURAT.CO/Maria Gabrielle)

AKURAT.CO, Medina Zein kembali menjalani sidang kasus hukum pengancaman atas laporan Uci Flowdea di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Persidangan dimulai sekira pukul 17.00 WIB.

Adapun agenda sidang hari ini, Senin (19/09) pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutannya. Di awal persidangan Hakim Ketua menanyakan kabar Medina Zein.

Dalam pembacaan tuntutannya, JPU menyatakan Medina telah terbukti secara sah dan bersalah melanggar ketentuan pasal yang menjadi dakwaan alternatif pidana.

baca juga:

Diketahui dakwaan alternatif pertama adalah Pasal 27 Ayat (4) Jo Pasal 45 Ayat (4) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE. JPU lalu mengungkapkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan Medina Zein dalam kasus ini.

"Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa membuat saksi Uci cemas dan ketakuatan, terdakwa berbelit-belit dalam persidangan. Hal yang meringankan ialah terdakwa sopan dalam persidangan, menyesali perbuatannya, dan belum pernah tersandung kasus hukum," kata JPU.

Atas perbuatannya, JPU menuntut agar Medina Zein dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. Hukuman ini dikurangi dengan masa penahanan yang telah dijalani.

"Menjatuhkan pidana selama 1 tahun 6 bulan dikurangi masa pidana yang dijalani. Denda sebesar Rp 200 juta rupiah, jika tidak dibayar diganti dengan hukuman selama enam bulan penjara," jelas JPU.

Mendengarkan tuntutan dari JPU, suami Medina Zein, Lukman Azhari tidak kuasa menahan kesedihan. Dia terlihat beberapa kali mengusap wajahnya.

Ketika Hakim Ketua menanyakan apakah pihak terdakwa mengajukan pembelaan, kuasa hukum Medina, Dian Andriani menjawabnya.

"Hari Kamis, kami akan ajukan pledoi terhadap tuntutan terdakwa," ungkap Dian.

Sidang kasus pengancaman akan kembali digelar pada Kamis, 22 September mendatang. Pihak Medina bakal mengajukan pledoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, dalam persidangan pada 12 September lalu, Medina Zein mengatakan tidak ada ancaman yang dilakukan melalui unggahan di Instagram Story. Perempuan asal Bandung itu mengaku bahwa bom dalam storynya adalah berupa surprise (kejutan).

Medina menuturkan bahwa dirinya tidak menyebutkan nama dan tak menyematkan akun instagram Uci dalam Instagram Story tersebut. Medina juga mengaku sudah mengirimkan surat perdamaian kepada Uci Flowdea.[]