News

Media Asing Soroti Letusan Gunung Semeru, 2.500 Orang Terpaksa Mengungsi

Media Asing Soroti Letusan Gunung Semeru, 2.500 Orang Terpaksa Mengungsi
warga berdiri di atas tanah yang tertutup abu letusan Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (5/12). (ANTARA via REUTERS)

AKURAT.CO Letusan Gunung Semeru di Indonesia tak hanya menuai perhatian di dalam negeri, tetapi ikut disorot internasional. Media asal Inggris, Reuters, ikut mewartakan fenomena alam ini.

Dalam artikelnya pada Senin (5/12), Reuters mewartakan gunung tertinggi di pulau Jawa ini berstatus 'awas'. Otoritas pun memberlakukan zona larangan mendekat sepanjang 8 km dan memaksa evakuasi seluruh desa.

Badan pencarian dan penyelamatan provinsi mengerahkan tim ke daerah yang paling parah terdampak di dekat Gunung Semeru untuk menilai kerusakan. Untungnya, curah hujannya rendah.

baca juga:

"Kemarin curah hujannya tinggi, sehingga semua material dari puncak gunung turun. Namun, hari ini, sejauh ini tak ada hujan jadi relatif aman," ujar Tholib Vatelehan, juru bicara Basarnas.

Gunung berapi setinggi 3.676 meter itu meletus pada Minggu (4/12) pukul 14.46 WIB. Video yang direkam oleh penduduk setempat menunjukkan muntahan awan panas raksasa di atas kawahnya yang kemudian menelan gunung, sawah, jalan, dan jembatan sekitarnya, serta mengubah langit menjadi kelam. Video yang diunggah Kementerian Lingkungan Hidup di Twitter punmenunjukkan aliran piroklastik lava, bebatuan, dan gas panas menuruni lereng gunung.

Sementara itu, masyarakat melarikan diri dari letusan tersebut dengan motor. Hampir 2.500 orang terpaksa mengungsi, menurut otoritas.

Badan vulkanologi dan mitigasi bencana geologi Indonesia pada Minggu (4/12) menaikkan status Gunung Semeru ke level tertinggi. Diterbitkan pula peringatan kepada warga untuk tak mendekat dalam jarak 8 km dari puncak atau 500 meter dari tepi sungai karena risiko aliran lahar.

Semeru juga meletus tahun lalu dan menewaskan lebih dari 50 orang serta memaksa ribuan orang mengungsi.

Sebagai negara yang terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik, Indonesia merupakan salah satu negara paling rawan bencana di dunia.

Dengan 142 gunung berapi, Indonesia memiliki populasi terbesar secara global yang tinggal di dekat gunung berapi, termasuk 8,6 juta jiwa dalam jarak 10 km. []