Olahraga

Mayweather: Saya Bertarung di UEA Tahun Ini, Lawannya Masih Rahasia

Pada Sabtu (21/5), Mayweather melakukan laga eksibisi di Etihad Arena, Yas Island, UEA, melawan bekas rekan latih tandingnya, Don Moore.


Mayweather: Saya Bertarung di UEA Tahun Ini, Lawannya Masih Rahasia
Petinju asal Amerika Serikat, Flod Mayweather, mendapatkan sembilan juta Dollar AS dengan mengalahkan Tenshin Nasukawa di laga eksebisi di Tokyo, Jepang, 31 Desember 2018. (REUTERS/Issei Kato)

AKURAT.CO, Mantan juara dunia tinju lima divisi, Floyd Mayweather, mengisyaratkan akan kembali naik ring tahun ini. Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), diyakini akan menjadi arena pertandingan eksebisi tersebut.

Hal ini disampaikan Mayweather selepas mengalahkan mantan rekan latih tandingnya, Don Moore. Pada Sabtu (21/5), Mayweather melakukan laga eksibisi di Etihad Arena, Yas Island, UEA, di mana Mayweather mendominasi Moore dalam pertarungan delapan ronde.

“Saya akan membawa pertarungan yang lain ke UEA tahun ini. (Lawannya) masih rahasia. Saya tidak ingin membiarkan ‘kucing’ ke luar tas saat ini. Tetapi kami sudah punya lawan, dan saya memilih UEA,” kata Mayweather sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

baca juga:

Mayweather, 45 tahun, sebenarnya sudah memutuskan pensiun sejak 2017. Ketika itu, ia kembali dari pensiun yang pertama untuk menghadapi pertarungan eksebisi melawan jagoan seni beladiri campuran asal Republik Irlandia, Conor McGregor.

Sejak itu, Mayweather melakukan sejumlah pertarungan eksebisi. Ia sempat pergi ke Tokyo, Jepang, pada akhir 2019 untuk melakukan pertarungan mudah menghadapi juara dunia tarung bebas milik tuan rumah, Tenshin Nasukawa.

Pada Juni 2021, Mayweather menjawab tantangan Youtuber terkemuka, Jake Paul. Menghadapi Jake Paul yang memiliki postur tubuh lebih besar dengan usia lebih muda, Mayweather menyelesaikan pertarungan dengan hasil imbang.

Tentang laga melawan Moore di UEA sebenarnya dijadwalkan pada 14 Mei. Namun, pertandingan ditunda sepekan karena kematian Presiden UEA, Sheikh Khalifa Bin Zayed Al Nahyan.

Mayweather menyebut perubahan jadwal tersebut seperti “roller coaster” bagi para petarung. Petinju, katanya, mesti bersiap untuk kemungkinan-kemungkinan yang tak diperkirakan.

“Saya ingin memberikan pujian terhadap para petarung yang mau bersabar. Hal-hal seperti ini terjadi dalam hidup, kita naik, kita turun, tetapi kita tetap kuat, berdiri bersama dan kita membuatnya menjadi kenyataan,” kata Mayweather.

“Saya hanya ingin berterimakasih terhadap semua orang yang ada di sini (UEA). Saya ingin berterimakash terhadap semua orang di UEA atas kesabaran dan terhadap seluruh petarung yang bersiap dan juga para sponsor.”[]