News

Mayoritas Warga yang Suka Kinerja Jokowi Cenderung Pilih Ganjar Jadi Capres 2024 Ketimbang Puan

Pasalnya dari survei tersebut yang memilih Puan hanya sedikit


Mayoritas Warga yang Suka Kinerja Jokowi Cenderung Pilih Ganjar Jadi Capres 2024 Ketimbang Puan
Potret Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di berbagai kesempatan (Instagram/ganjar_pranowo)

AKURAT.CO, Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkini menunjukkan bahwa mayoritas warga yang menilai positif kinerja Joko Widodo sebagai presiden akan cenderung memilih Ganjar Pranowo sebagai calon presiden Indonesia.

Hal ini disampaikan Manajer Program SMRC, Saidiman Ahmad, dalam rilis hasil penelitian bertajuk “Partai Politik dan Calon Presiden: Sikap Pemilih Dua Tahun pasca Pemilu 2019” yang diselenggarakan secara vitrual, Minggu (13/6/2021).

Menurut Saidiman, SMRC berusaha melihat apakah penilaian masyarakat terhadap Presiden Jokowi berkorelasi dengan nama yang didukung sebagai presiden. Dia menyebut, survei menunjukkan mayoritas warga menilai positif kinerja presiden Jokowi secara umum 76 persen, dan secara lebih khusus dalam mengatasi COVID-19 62 persen dan krisis ekonomi 52 persen.

Lebih jauh, survei juga menunjukkan warga yang menilai positif kinerja Presiden Jokowi tersebut jauh lebih banyak yang memilih Ganjar dibandingkan memilih Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Dia mengatakan, di kalangan mereka yang puas dengan kinerja Jokowi, hampir 44% memilih Ganjar; 23,3 persen memilih Prabowo dan 22,3 peren memilih Anies.

"Di kalangan yang tidak puas dengan kinerja Jokowi, 48,5 persen memilih Prabowo, 33,7 persen memilih Anies dan hanya sekitar 15 persen memilih Ganjar. Bila hasil survei ini dijadikan rujukan, diperkirakan bila Ganjar maju menjadi capres 2024, salah satu lumbung suara terbesarnya adalah para pendukung Presiden Jokowi,” ujarnya.

Diketahui, survei nasional ini dilakukan pada 21-28 Mei 2021. Tim peneliti mewawancarai langsung 1220 responden berusia 17 tahun ke atas di seluruh Indonesia dengan mematuhi protokol kesehatan. Responden dipilih melalui metode multistage random sampling. 

Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1072 atau 88 persen. Sebanyak 1072 responden ini yang dianalisis. Margin of error penelitian diperkirakan 3,05 persen.

Lantas nama Puan Maharani sendiri sebagai elite partai PDIP hanya mendapat 1,6 persen suara, bilamana Pilpres dilakukan saat ini.