Ekonomi

Maybank Fasilitasi Pembiayaan Vaksin COVID-19 Senilai Rp2,68 Triliun ke Bio Farma

Maybank fasilitasi pembiayaan vaksin COVID-19 kepada Holding BUMN Farmasi Bio Farma


Maybank Fasilitasi Pembiayaan Vaksin COVID-19 Senilai Rp2,68 Triliun ke Bio Farma
Petugas medis menyuntik pasien saat simulasi pemberian vaksin COVID-19 di Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/10/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, PT Bank Maybank Indonesia Tbk memberikan fasilitas pembiayaan kepada produsen dan distributor produk farmasi milik negara PT Bio Farma (Persero) atas peran sentralnya dalam penanggulangan COVID-19 melalui pengadaan vaksin.

Maybank memberikan pembiayaan berbasis syariah omnibus line facility sebesar US$185 juta dolar atau setara Rp2,68 triliun kepada Bio Farma melalui beberapa termin. Fasilitas pembiayaan tersebut mencakup proposisi syariah, musharakah trade financing serta forward hedging.

Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria, mengatakan suatu kehormatan bagi Maybank Indonesia untuk berpartisipasi secara aktif dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Harapan kami, kerja sama ini dapat memberi dampak luas bagi masyarakat dan khususnya kepada pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, serta iklim investasi di Indonesia," ujar Taswin, melansir Antara, Senin (14/12/2020).

Terkait fasilitas pembiayaan, Direktur Perbankan Global Maybank Indonesia Ricky Antariksa menuturkan selaras dengan pendekatan sharia first, Maybank Indonesia memberikan solusi pembiayaan tersebut dengan tujuan untuk memperluas cakupan utilisasi pembiayaan berbasis syariah di tengah dunia usaha Indonesia.

"Kami menilai PT Bio Farma (Persero) memiliki perencanaan pengadaan yang terstruktur dan memiliki jaringan usaha yang kuat melalui anak usahanya, PT Kimia Farma Tbk. dan PT Indofarma (Persero) Tbk yang akan menjalankan fungsi distribusi kepada masyarakat," ujar Ricky.

Dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia, pemerintah melalui PT Bio Farma (Persero) akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan domestik, dengan mempersiapkan sebanyak 15 juta bulk vaksin untuk tahap pertama.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Mitra Bisnis PT Bio Farma (Persero) I Gusti Ngurah Suharta Wijaya mengatakan saat ini PT Bio Farma (Persero) sebagai holding BUMN farmasi, bersama-sama dengan PT Kimia Farma Tbk. dan PT Indofarma (Persero) Tbk melangsungkan kegiatan usaha yang berfokus pada penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Mengingat akan luas dan besarnya skala penanggulangan pandemi, kami membutuhkan mitra perbankan yang solid dan inovatif dalam memberikan solusi finansial yang tepat," ujar Suharta.

Ia berharap, kerja sama kemitraan dengan Maybank Indonesia dapat berlangsung secara produktif sejalan dengan visi dan misi pemerintah untuk memulihkan kembali kondisi masyarakat dari pandemi di seluruh pelosok negeri.[]

Sumber: ANTARA