Entertainment

Mayang Ingin Damai dengan Bos Tan Skin Namun Dilarang Doddy Sudrajat

Mayang Lucyana Fitri jalani pemeriksaan pada hari ini Rabu (8/6).


Mayang Ingin Damai dengan Bos Tan Skin Namun Dilarang Doddy Sudrajat
Adu gaya Fuji dan Mayang (Instagram/dodysoedrajat_1)

AKURAT.CO, Perseteruan antara adik kandung mendiang Vanessa Angel, Mayang Lucyana Fitri dengan salah satu produk skincare bernama Tan Skin sepertinya masih berjalan. Hari ini, Rabu (8/6) Mayang mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan.

Mayang yang hadir ditemani oleh tantenya itu mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini adalah pemeriksaan tambahan.

"Ini pemeriksaan tambahan dari yg kemarin (pemeriksaan pertama). Hampir 30 pertanyaan, seputar masih yang kemarin, yang kurang," ujar Mayang usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (8/6).

baca juga:

Mayang mengutarakan bahwa ia sudah sempat berusaha untuk permasalahan ini berakhir dengan damai.

"Aku sih penginnya damai, cuma daddy ya masih bersikeras untuk 'sudah ngapain sih (damai)' gitu," tuturnya.

Mayang juga mengungkapkan bahwa ia sudah mengupayakan untuk berkomunikasi dengan tim Tan Skin namun masih dilarang oleh Doddy Sudrajat.

“Aku emang sudah dari lama pengin minta maaf ke pihak Tanskin-nya, cuma daddy masih gitu, masih melarang. Aku sih pengin damai," ungkapnya.

“Aku terus berusaha sih minta maaf," sambungnya.

Kasus Mayang dan Tan Skin bermula saat adik Vanessa Angel ini membuat review buruk produk kecantikan tersebut. Dalam ulasannya, Mayang menyebut bahwa produk Tan Skin menumbuhkan jerawat pada wajahnya. 

Usai Mayang membuat review itu, pihak Tan Skin mengalami penurunan omset yang sangat drastis. Karena itu, Tan Skin mengklaim banyak kerugian yang mereka alami akibat ulasan buruk dari Mayang. 

Tidak terima, Gil Gladys pun menuntut Mayang untuk meminta maaf dan mengklarifikasi. Sayangnya, Mayang tidak melakukan hal tersebut. 

Karena tidak adanya itikad baik dari Mayang, Gil Gladys pun melaporkan anak Doddy Sudrajat itu ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Mayang dijerat dengan Pasal 27 Ayat 3 jo Pasal 45 Ayat 3 UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 mengenai informasi dan transaksi elektronik dan juga Pasal 310 dan 311 KUHP dengan ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara dan denda Rp 750 juta.[]