Lifestyle

Tips Pelihara Burung Hantu, ala Murid Hogwarts di Harry Potter

Berikut rangkuman cara memelihara burung hantu yang tepat dari Akurat.co


Tips Pelihara Burung Hantu, ala Murid Hogwarts di Harry Potter
Harry Potter dan burung hantunya bernama Hedwig (pinterest)

AKURAT.CO, Siapa yang suka Harry Potter? Novel dan filmnya memang sudah sangat terkenal bahkan masih membekas di ingatan penikmatnya lintas generasi.

Kamu pasti sudah tahu kalau di dalam film Harry Potter, setiap murid di sekolah sihir yaitu Hogwarts, punya hewan peliharaan. Burung hantu merupakan salah satu hewan peliharaan yang populer.

Apakah kamu ingin memelihara burung hantu seperti para murid di Hogwarts? Ternyata memelihara burung hantu itu tidak sama seperti burung kicau seperti pipit atau kutilang.

Oleh karena itu, berikut rangkuman cara memelihara burung hantu yang tepat dari Akurat.co.

Jangan memasukkannya dalam sangkar

Sebaiknya jangan pernah memasukkan burung hantu ke dalam sangkar. Meski terkesan kurang aktif, burung ini cenderung stres dan makin sulit dijinakkan jika dipelihara dalam sangkar. Lebih baik menyediakan tenggeran atau pohon tiruan yang biasa digunakan untuk kakatua, dengan mengikat tali pada kaki ke tenggerannya.

Menggunakan tenggeran atau perching sebagai tempat nangkring sehari-hari sangat memudahkan kamu dalam proses penjinakan burung. Jika burung sudah jinak, dia lebih mudah dilatih dan tidak mudah stres.

Berikan pakan sesuai jenisnya

Perawatan burung hantu sejenis celepuk (burung hantu kecil) memang lebih mudah daripada jenis lain seperti barn owl yang berukuran besar. Burung hantu kecil bisa diberi pakan jangkrik. Tapi untuk burung hantu yang besar, hanya mau makan tikus kecil.

Pemberiannya bisa dilakukan dengan meletakkan dalam wadah atau ditaruh di tempat yang mudah dijangkaunya. Pakan juga bisa diberikan dengan cara menyodorkan jangkrik langsung ke paruh burung.

Untuk pakan tambahan, kamu bisa memberinya ikan-ikan kecil atau burung emprit yang banyak dijual di pasar burung dengan harga sangat murah.

Jangan beri pakan burung hantu dengan ayam mentah dan lele

Jangan memberi pakan burung hantu dengan potongan daging ayam mentah, lele, maupun daging olahan seperti sosis, bakso dan sejenisnya. Sebab, daging ayam dan lele umumnya hasil budidaya yang dipacu dengan zat tumbuh. Begitu pula daging olahan, biasanya menggunakan bahan kimia pada proses pembuatannya, termasuk bahan pengawet.

Dengan kata lain, berikan pakan yang termasuk salah satu rantai makanan dari burung hantu, yaitu binatang yang masih hidup.

Jangan menjemur burung hantu di tempat panas

Ketika hari terang, burung hantu akan berada di tempat persembunyiannya. Begitu petang, burung hantu keluar dari persembunyiannya untuk mencari mangsa.

Dalam pemeliharaan manusia, burung hantu masih bisa aktif pada saat hari terang. Jadi, boleh saja dia dikeluarkan dari ruangan, misalnya ditaruh di teras pada pagi hari.

Namun mesti diperhatikan, jangan sampai ia terkena panas secara berlebihan karena bisa menyebabkan burung hantu stres karena tidak sesuai dengan kebiasaan hidupnya. Jadi, jangan pernah menjemur burung hantu di tempat panas.

Berikan sentuhan lembut

Sering-seringlah mengusap atau mengelus burung hantu agar cepat akrab. Bahkan sentuhan lembut bisa membuatnya cepat jinak.

Saat kamu menyentuhnya, terutama pada bagian atas kepalanya, lihat ekspresi wajahnya. Pasti burung akan merasa nyaman.

Matikan lampu pada tengah malam

Jangan mentang-mentang burung noktural alias burung malam, lantas burung hantu dibiarkan dalam ruangan dengan lampu yang menyala terang. Pada malam hari, usai makan malam, sebaiknya lampu ruangan dimatikan sehingga menjadi gelap gulita.

Biarkan saja burung semalaman berada di tempat gelap tanpa cahaya. Justru cahaya yang terang akan mengganggu burung, bahkan burung hantu bisa cemas karena adanya cahaya yang menyinari matanya.

Itulah cara memelihara burung hantu. Apakah kamu tertarik untuk memelihara burung hantu seperti Harry Potter?[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co