Rahmah

Mau Menikah? Ini Jumlah Mahar yang Ideal Menurut Habib Muhammad Muthohar

Mahar atau maskawin merupakan harta yang diberikan oleh pihak mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan pada saat melangsungkan pernikahan.


Mau Menikah? Ini Jumlah Mahar yang Ideal Menurut Habib Muhammad Muthohar
Habib Muhammad Muthohar (Tangkapan Layar YouTube NU Online)

AKURAT.CO  Mahar atau maskawin merupakan harta yang diberikan oleh pihak mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan pada saat melangsungkan pernikahan. Istilah yang sama pula digunakan sebaliknya, bila pemberi mahar adalah pihak keluarga atau mempelai perempuan.

Menurut pandangan Mazhab Syafi’i, tidak ada batasan jumlah mahar yang diberikan oleh pengantin laki-laki kepada pengantin perempuan. Bahkan, mahar boleh diberikan apabila seorang laki-laki memberi mahar selain emas atau uang, selagi mengandung unsur kemanfaatan.

Untuk itu, berapa sih mahar yang ideal dan pernah dipakai oleh Nabi Muhammad SAW sebagai Usawatun Hasanah?

baca juga:

Habib Muhammad Muthohar memberikan penjelasan terkait jumlah mahar yang sesuai dengan syariat Islam. Habib Muthohar lalu menuturkan bahwa dalam Hadis Nabi Muhammad SAW beliau bersabda: "Sebaik-baiknya wanita adalah yang paling ringan maharnya,".

Dalam riwayat yang lain, Nabi Muhammad SAW juga bersabda: "Paling besar keberkahan seorang perempuan adalah paling bagus parasnya, tetapi maharnya juga tidak mahal

"Karena sekarang mahar kan menyesuaikan paras. Wah ini cantik, jadi mahal lamarannya," ujar Habib Muthohar dalam video yang diunggah dari YouTube NU Online, pada 27 Januari 2022.

Lebih lanjut lagi, Habib Muthohar menyampaikan bahwa yang paling berkah adalah yang parasnya bagus, tetapi maharnya juga tidak mahal atau sedikit. Namun artian sedikit di sini bukan berarti murahan.

Sebagaimana Sayyidah Aisyah RA pernah meriwayatkan Hadis bahwa dulu Nabi Muhammad SAW melamarnya dengan 500 dirham. 

Sementara para ahli fikih menyatakan: "Jangan sampai melebihi 500 dirham atau kurang dari 10 dirham," 

"Jadi antara 10 sampai 500 dirham atau tengah-tengah. Sebaik-baiknya perkara itu yang tengah-tengah. Ya 400 dirham, 300 dirham," jelas Habib Muthohar.

Oleh karena itu, kata Habib Muthohar, kalau memberikan mahar jangan berlebihan. Karena hal itu justru berkahnya tidak ada.

"Kata Nabi SAW standar saja. Yang dilakukan Nabi berapa, maka dilakukan saja," tutur Habib Muthohar.

"Jadi kalau 500 dirham, berarti 1,5 juta. Ya jangan lebih dari itu. Intinya itu yang disebutkan para Fukaha (ahli Fikih)," tandas Habib Muthohar. []