Ekonomi

Mau Interview Kerja? Pahami 6 Hal Ini Sebelum Negosiasi Gaji

Interview kerja adalah salah satu tahapan yang penting dalam proses melamar kerja.


Mau Interview Kerja? Pahami 6 Hal Ini Sebelum Negosiasi Gaji
Ilustrasi gaji (Pexels)

AKURAT.CO Interview kerja adalah salah satu tahapan yang penting dalam proses melamar kerja. Pihak HRD perusahaan tak jarang akan melayangkan pertanyaan untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Mulai dari informasi pribadi pelamar kerja, hingga penawaran gaji. 

Tak jarang pihak HRD akan menawarkan gaji, namun tak semua pelamar kerja mampu melakukan negosiasi terkait hal tersebut. Bagi beberapa orang yang memiliki skill unggul dan berpengalaman, melakukan negosiasi gaji adalah perkara yang tak begitu rumit. 

Namun, bagi yang baru saja membangun karir, melakukan negosiasi gaji adalah salah satu hal tricky, sehingga tak jarang banyak pelamar kerja yang tak lolos saat interview dilakukan. 

baca juga:

Lantas, apa yang perlu dilakukan saat negosiasi gaji? Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipahami sebelum melakukan negosiasi gaji.

1. Pahami Penawaran Gaji dari Sumber Lainnya

Sebelum melakukan interview, ada baiknya melakukan survei terkait perusahaan yang menjadi tujuanmu. Mulai dari profil perusahaan, hingga penawaran gaji untuk posisi yang kamu lamar. 

Di zaman secanggih ini, mengetahui besaran gaji di suatu perusahaan memang tidaklah sulit. Banyak sekali website telah menyediakan informasi tersebut. Selain informasi tersebut, ketahui juga UMR di wilayah perusahaan, dengan begitu kamu akan mengetahui gaji minimum yang akan kamu peroleh jika diterima di perusahaan tersebut.

Dengan mengetahui informasinya, akan memudahkanmu saat pihak HRD perusahaan mengajukan negosiasi gaji. Jika posisi yang menjadi incaran mu membutuhkan skill khusus, maka otomatis gaji yang akan ditawarkan juga semakin besar.

2. Tunjukkan Skillmu Memang Unggul

Ketika perusahaan menawarkan nominal gaji yang akan kamu terima, tunjukkan bahwa kamu memang layak untuk dipertimbangkan agar bergabung dengan perusahaan tersebut. Promosikan dirimu sebaik mungkin, tunjukkan bahwa kamu memang memiliki skill yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dengan begitu, pihak perusahaan akan merasa worth it untuk mengeluarkan besaran rupiah dengan skill yang kamu miliki. 

Selain skill, kamu juga dapat menyebutkan segala prestasi atau pengalam kerja sebelumnya. Hal ini merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi besaran gaji yang akan ditawarkan. Tentunya sangat berbeda gaji yang akan diterima ketika kamu adalah fresh graduate ataupun ketika kamu telah berpengalaman sebelumnya. 

3. Sebutkan Nominal Secara Spesifik

Saat pihak perusahaan menawarkan gaji yang akan kamu terima, tak masalah jika kamu menyebutkan nominal secara spesifik ketika diminta. Hal ini akan memberikan kesan bahwa kamu adalah pribadi yang bertanggung jawab dan tegas. 

Maka jangan ragu untuk meminta besaran gajimu, selama sesuai dengan skill yang kamu miliki, tanggung jawab yang akan kamu emban, dan riset yang kamu lakukan. 

4. Fleksibel dalam Negosiasi Gaji

Pembicaraan mengenai gaji memang bukanlah perkara yang mudah, dan dapat dilakukan secara singkat. Banyak sekali yang perlu dibahas di dalamnya, termasuk tunjangan.  Mulai dari tunjangan transportasi, uang makan, hingga tunjangan jika ada lembur. 

Jangan pernah merasa sungkan untuk menanyakan tunjangan apa saja yang akan kamu terima. Hal tersebut sudah merupakan manfaat yang memang kamu terima dari perusahaan. Dengan begitu, kamu bisa mengambil keputusan untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. 

Jika gaji pokok yang akan kamu terima terbilang kecil, namun dengan tunjangan yang mumpuni tentunya pantas menjadi pertimbangan untuk bergabung dengan perusahaan tersebut.

5. Negosiasi Gaji Melalui Email

Jika negosiasi gaji masih belum menemui titik tengah pada saat interview, kamu bisa mencoba negosiasi gaji melalui email. Memang penawaran gaji melalui email tak jarang dilakukan, tapi sebenarnya negosiasi gaji tak berbeda ketika dilakukan secara langsung. 

Kamu hanya perlu menggunakan bahasa yang sopan dan profesional. Selain itu, dengan melakukan negosiasi melalui email juga memiliki keuntungan lainnya, yaitu kamu tak perlu merasa tak nyaman ataupun minder karena tak bertemu secara langsung.

6. Selalu Percaya Diri

Percaya diri adalah kunci dari interview. Dengan menunjukkan kepercayaan diri, maka akan nampak jika kamu adalah orang yang profesional. Selain itu, kamu juga harus fokus selama wawancara dilakukan. Jawablah semua pertanyaan yang diajukan secara tenang dan percaya diri. 

Mengendalikan emosi saat wawancara berlangsung akan membuat dirimu terlihat bijak dan memiliki EQ yang bagus. 

Sumber: Cermati