Lifestyle

Mau Berwisata Bersama Keluarga? Lihat Dulu Aturan Ini

Bisnis ritel dan wisata mulai beroperasi


Mau Berwisata Bersama Keluarga? Lihat Dulu Aturan Ini
Pengunjung menuntun sepeda di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Sabtu (13/3/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Seiring dengan terkendalinya perkembangan kasus Covid-19 di tanah air, pemerintah menurunkan level PPKM di Jawa Bali menjadi level 3 sehingga banyak tempat ritel dan wisata yang mulai beroperasi. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, terjadi peningkatan mobilitas masyarakat utamanya di sektor ritel dan wisata. 

Peningkatan itu terjadi menyusul pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai sektor dalam beberapa waktu terakhir. 

"Peningkatan mobilitas terutama terjadi di aktivitas ritel dan recreation park," ujar Luhut dalam konferensi pers daring di kanal Youtube Sekertariat Presiden, yang dikuti pada Selas (28/9). 

Memang, pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, dan 3 di beberapa wilayah di Jawa-Bali, hingga 4 Oktober 2021. 

Dalam perpanjangan PPKM tersebut juga diatur tentang pembukaan tempat wisata di wilayah Level 3 dan Level 2.

Aturan tentang pembukaan tempat wisata selama PPKM ter tuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Ada perbedaan aturan mengenai pembukaan tempat wisata di wilayah PPKM Level 3 dan 2.  Di wilayah PPKM Level 3, pembukaan tempat wisata masih sebatas uji coba. 

Sementara itu, untuk wilayah PPKM Level 2 di Pulau Jawa-Bali, diizinkan beroperasi dengan jumlah pengunjung maksimal 25% dari kapasitas tempat wisata. 

Untuk ketentuan apakah anak dibawah umur 12 tahun boleh masuk ke tempat wisata, ini  sesuai dengan ketentuan daerah dan tempat wisata.

Sebab, ada beberapa tempat wisata yang meperbolehkan anak dibawah umur 12 tahun masuk ke tempat wisata tersebut. 

Dikutip dari Inmendagri Nomor 43 Tahun 2021, berikut aturan dan ketentuan mengenai uji pembukaan tempat wisata di wilayah PPKM Level 3.

  • Mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Kesehatan
  • Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai 
  • Anak dibawah 12 (dua belas) tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata yang dilakukan uji coba ini, seseuai dengan ketentuan tempat wisata / daerah masing-masing.
  • Daftar tempat wisata yang akan mengikuti uji coba ini ditentukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 
  • Penerapan ganjil – genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 sampai dengan Minggu pukul 18.00 waktu setempat. 

Sementara itu, berikut aturan dan ketentuan mengenai pembukaan tempat wisata di wilayah PPKM Level 2:

  • Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25%.  
  • Mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Kesehatan dan/atau kementerian/lembaga terkait.  
  • Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.  
  • Anak dibawah 12 (dua belas) tahun dilarang untuk masuk, sesuia dengan ketentuan tempat wisata / daerah yang berlaku. 
  • Penerapan ganjil – genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 sampai dengan Minggu pukul 18.00 waktu setempat.

Untuk informasi lebih lanjut, kalian bisa menghubungi akun media sosial resmi tempat wisata yang ingin kamu tuju, guna menanyakan mengenai kapasitas pengunjung sudah penuh atau belum dan ketentuan anak dbawah umur 12 tahun.[]