Olahraga

Matangkan Persiapan Piala Asia FIBA, Komposisi Skuat Timnas Basket Bakal Dipertahankan

Timnas Basket akan menjalani TC di Australia.


Matangkan Persiapan Piala Asia FIBA, Komposisi Skuat Timnas Basket Bakal Dipertahankan
Tim Nasional Bola Basket Indonesia melakukan selebrasi usai meraih kemenangan di SEA Games Hanoi 2021. (Perbasi / Ariya Kurniawan)

AKURAT.CO, Komposisi Tim Nasional Bola Basket Putra Indonesia untuk Piala Asia FIBA 2022 tidak akan mengalami banyak perubahan dibandingkan dengan skuat di SEA Games Hanoi 2021. Hal itu dikatakan oleh Jeremy Imanuel Santoso, selaku manajer timnas basket.

Menurut Jeremy, Andakara Prastawa dan kawan-kawan harus langsung mengalihkan fokus dan mulai mempersiapkan diri sesegera mungkin, mengingat penyelenggaraan Piala FIBA Asia 2022 kurang dari dua bulan lagi. Ajang bola basket paling bergengsi se-Asia tersebut rencananya akan digelar pada 12-24 Juli mendatang di Istora Senayan, Jakarta.

“Harusnya sih tak jauh berbeda (dengan skuad SEA Games) karena saya rasa kami harus apresiasi anak-anak yang bermain di SEA Games. Bagaimanapun itu skuat terbaik Indonesia sepanjang sejarah ikut SEA Games,” kata Jeremy kepada awak media, usai tiba di Indonesia dari Vietnam, di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (24/5).

baca juga:

“Jadi kami harus apresiasi itu dan secara chemistry sudah terjalin bagus. Makanya seperti kata Bapak Eda (Syailendra Bakrie, Ketua Badan Tim Nasional), kami harus perbaiki yang mesti diperbaiki tetapi anak-anak sudah bermain baik."

Dalam persiapannya, kata Jeremy, Timnas Basket Indonesia akan menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Australia selama 9 hingga 24 Juni 2022. “Jadi akan kami mix pemain SEA Games dan beberapa pemain lain, tapi belum ditentukan. Ada 16 pemain sebagai tahap Piala Asia FIBA 2022,” tambahnya.

Lebih jauh, Jeremy juga berbicara mengenai penampilan Timnas Basket Indonesia, yang berhasil menyapu bersih enam kemenangan dalam kompetisi bersistem round robin setengah kompetisi di SEA Games 2021. Termasuk mengalahkan Filipina dengan skor 85-81 pada partai pamungkas, untuk memastikan medali emas perdana sejak keikursetaan pada 1977.

“Mungkin secara overall sudah baik. Tapi Piala Asia FIBA nanti lawannya jauh lebih tinggi dari SEA Games. Makanya kami juga melakukan TC di negara yang rankingnya tinggi. Australia itu rankingnya tertinggi di Asia, bahkan dunia untuk region Asia,” tambah Jeremy

“Jadi perbaikannya, kami tingkatkan levelnya supaya mereka siap berkompetisi di level Asia. Seperti kita tahu, Indonesia berada satu grup dengan Yordania, Saudi Arabia, dan Australia, dan kita harus lolos grup untuk bisa dapat delapan besar Asia.”[]