News

Masyarakat yang Tolak Vaksin COVID-19 Terancam Dihentikan Pemberian Bantuan Sosialnya

Masyarakat yang Tolak Vaksin COVID-19 Terancam Dihentikan Pemberian Bantuan Sosialnya
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga lanjut usia (lansia) yang berada di atas kendaraan saat vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru' di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/3/2021) (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Anggota Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menyebutkan bagi masyarakat yang menolak vaksin akan mendapat sanksi penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial. 

Hal tersebut berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengadaan vaksin yang ditetapkan pada 9 Februari 2021. 

Menurutnya, banyaknya pihak yang menolak vaksin, tidak harus diberikan sanksi seperti Perpres Nomor 14 Tahun 2021. 

baca juga:

"Ada juga Pasal 13A yang mengatur tentang sasaran penerima vaksin Covid-19, kewajiban sasaran penerima vaksin, dan ketentuan sanksi," kata Zulfikar dalam diskusi Webinar CSSP dengan tema "Vaksinasi untuk siapa? Menggugat Transparansi dan Akuntabilitas Publik", Minggu (7/3/2021). 

Meskipun demikian, ia mengusulkan bagi warga yang menolak vaksin, maka pengobatan mereka tidak akan ditanggung negara apabila tertular COVID-19 di kemudian hari. 

"Contoh setelah tahapan vaksin selesai pada April 2022, maka mereka yang menolak di vaksin tidak dalam tanggungan negara secara langsung," tuturnya. 

Sebelumnya diketahui, Juru Bicara Vaksin Pemerintah Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa target sasaran vaksinasi Covid-19 untuk seluruh warga Indonesia sebanyak 40.349.051 orang. 

Kemudian, dikatakan dia, vaksinasi Covid-19 dibagi dalam dua tahap. Pertama tenaga kesehatan (nakes) atau SDM Kesehatan sebanyak 1.468.764. 

Kemudian pada tahap kedua, vaksinasi yang dikhususkan kepada petugas pelayanan publik sebanya 17.327.169 orang, dan lansia sebanyak 21.553.118 orang. []

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu