Ekonomi

Masyarakat Sudah Boleh Keluar, Pertanda Lockdown Shanghai Akan Berakhir?

Selain itu, pusat perbelanjaan serta ritel-ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari sudah dibuka, diiringi masyarakat yang bisa bebas keluar rumah.


Masyarakat Sudah Boleh Keluar, Pertanda Lockdown Shanghai Akan Berakhir?
Shanghai Lockdown (REUTERS)

AKURAT.CO, Lockdown atau pembatasan skala besar di Shanghai China nampaknya akan segera dicabut, ini dikarenakan warga setempat sudah diperbolehkan pergi berbelanja dan keluar rumah. Selain itu, pusat perbelanjaan serta ritel-ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari sudah dibuka, diiringi oleh masyarakat yang bisa keluar rumah dengan bebas.

Dikutip dari Reuters, hal itu adalah yang pertama kalinya dalam 2 bulan terakhir, di mana kota tersebut lockdown total karena kasus COVID yang merebak.

"Aku sangat senang, pencabutan lockdown nampaknya sudah mulai," ujar Zhong Renqiu saat berbelanja di pusat perbelanjaan Carrefour di distrik Changning yang baru dibuka lagi.

baca juga:

Di sisi lain, pejabat juga masih waspada terhadap potensi penularan baru di tengah pelonggaran ini. Oleh karena itu pembukaan ini dilakukan secara bertahap dan masih berencana untuk meminta sebagian besar penduduk di tetap di rumah bulan ini.

Wakil Wali Kota Zhang Wei mengatakan kegiatan ekonomi telah pulih dengan bisnis yang dapat beroperasi dengan pekerja yang tinggal di lokasi dan bahwa pihak berwenang akan mengizinkan lebih banyak lagi untuk melanjutkan operasi normal mulai awal Juni. 

Zhang juga mengatakan, tanda-tanda ekonomi mulai berangsur normal adalah dengan adanya aktivitas bongkar muat kontainer di pelabuhan 90% dari tahun lalu. Begitu juga di bandara Pudong yang kargonya sudah mencapai 70% dari tahun lalu, ia juga menambahkan saat ini aktifitas mundar mandir kontainer di sekitar area pabrik dan pelabuhan menjadi sinyal positif untuk Shanghai.

"Semua itu tergantung dari penyebaran virus ini selama sisa bulan Mei ini," imbuhnya.

Tanda lain membaiknya ekonomi adalah dari industri manufaktur China di mana data menunjukkan penjualan mobil naik 27% pada pertengahan Mei dibanding periode yang sama pada bulan lalu. Akan tetapi masih belum meningkat dan berada minus 21% dibanding tahun lalu.[]

Sumber: Reuters, CNN