News

Masuki Hari Ketiga Pencarian, Korban Hanyut di Pantai Sayang Heulang Garut Belum Ditemukan

Memasuki hari ketiga pencarian, korban dilaporkan belum berhasil ditemukan.


Masuki Hari Ketiga Pencarian, Korban Hanyut di Pantai Sayang Heulang Garut Belum Ditemukan
Ilustrasi. (AKURAT.CO/Lukman Hakim Naba.)

AKURAT.CO, Tim SAR Gabung masih terus lakukan pencarian terhadap korban hanyu karena diterjang ombak di perairan Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut. Adapun memasuki hari ketiga pencarian, korban dilaporkan belum berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Bandung Deden Ridwansyah mengatakan pada hari ketiga pencarian tim gabungan belum berhasil menemukan korban Agus Bako (52) warga Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

“Hasil pencarian hari ketiga terhadap seorang nelayan yang hilang di perairan Sayang Heulang, Desa Mancagahar, Kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Garut, masih nihil,” kata Deden dalam keterangannya, Jumat (27/5/2022).

baca juga:

Dia menyampaikan, Kantor SAR Bandung telah menerjunkan satu tim, dibantu dari tim gabungan lainnya untuk mencari seorang nelayan yang hilang di wilayah perairan Garut, Selasa (24/5/2022) dini hari.

Tim gabungan, lanjut Deden, melakukan pencarian dengan menyusuri pantai dan ke tengah lautan menggunakan kapal, namun hasilnya belum menemukan korban.

Deden menyampaikan tim gabungan melaksanakan pencarian sesuai dengan rencana operasi pencarian yaitu menyusuri Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet sejauh 5 km, dan mengitari perairan Sayang Heulang dan Cikelet.

“Tim SAR gabungan hari ini telah melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di berbagai titik dan membagi tim,” ungkapnya.

Sebelumnya kapal nelayan Abah Jaya pergi melaut pada Senin (23/5/2022) sore dengan nakhoda Ade Jamidin (52), dan dua anak buah kapal yakni Nanan (24) warga Kecamatan Pameungpeuk, dan Agus Bako (52) warga Kecamatan Cikelet, Garut.

Baca Juga:  Mantan Karyawan Pengantar Uang Bobol ATM di Serdang BedagaiMereka pergi melaut untuk menangkap ikan menggunakan jaring, namun tanpa diduga datang ombak besar lalu menghantamnya sehingga kapal yang dinaiki mereka terbalik menyebabkan nakhoda meninggal dunia, dan Agus hilang, sedangkan Nanan selamat.

Tim yang terlibat dalam pencarian antara lain Basarnas Pos SAR Tasikmalaya, Koramil Santolo, Polair Santolo, Pos AL Pangandaran, Damkar Garut, Puskesmas Santolo, dan nelayan setempat. []

Lihat Sumber Artikel di Jabarnews.com Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabarnewscom. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabarnewscom.