News

Masuk Secara Ilegal, WNI Ini Ikut Sumbang Kasus COVID-19 Baru di Singapura

Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang masuk secara ilegal ke Singapura dinyatakan menjadi salah satu penyumbang kasus impor baru di negara tersebut. 


Masuk Secara Ilegal, WNI Ini Ikut Sumbang Kasus COVID-19 Baru di Singapura
WNI itu memasuki perairan Singapura dari Indonesia tanpa dokumen yang sah. (GAVIN FOO via Straits Times)

AKURAT.CO, Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang masuk secara ilegal ke Singapura dinyatakan menjadi salah satu penyumbang kasus impor baru di negara tersebut. 

Diwartakan CNA hingga Straits Times, laporan itu dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) pada Kamis (17/6) waktu setempat. 

MOH membeberkan bahwa WNI itu adalah pria berusia 26 tahun, dan termasuk di antara tujuh kasus impor COVID-19 yang dilaporkan pada Kamis.

Tidak diketahui secara pasti kapan WNI tadi sampai ke Singapura. Namun, dari pengumuman MOH, WNI tersebut ditangkap oleh Polisi Penjaga Pantai (PCG) saat mencoba memasuki wilayah perairan Singapura.

Ketika dibekuk itulah, WNI tersebut kedapatan tidak membawa dokumen sah. 

WNI yang diiuji positif COVID-19 itu lantas dilabeli Singapura dengan istilah 'Kasus 64265'. Ia sempat diisolasi dan dibawa ke rumah sakit. Menurut pengumuman, WNI itu tidak menunjukkan gejala COVID-19. Namun, dari hasil tes terbarunya pada Rabu (16/6), ia masih dinyatakan positif.

"Dia dites terinfeksi COVID-19, diisolasi, dan dia dibawa ke rumah sakit ketika hasilnya kembali positif.

"Dia tidak menunjukkan gejala," terang MOH dalam sebuah pernyataan. 

CNA telah meminta MOH dan Kepolisian Singapura untuk informasi lebih lanjut.

Singapura melaporkan total 27 kasus COVID-19 baru pada Kamis, 20 di antaranya berasal dari komunitas lokal. 

Dari jumlah tersebut, 14 telah dikaitkan dengan kasus sebelumnya dan sudah ditempatkan di karantina, dan enam terdeteksi melalui pengawasan.

Hingga Kamis, negara itu telah melaporkan total 62.366 kasus infeksi COVID-19. Sedangkan, jumlah kematian keseluruhan telah mencapai 34 kasus. 

Sementara saat tulisan ini dibuat, Worldometers telah mencatat infeksi Singapura sebanyak 62.382, naik 16 kasus. Sedangkan, kasus total kematian tetap berada di angka 34.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co