News

Masuk Musim Penghujan, Wagub DKI Ingatkan Warga Agar Siaga Banjir

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat ibu kota bersiaga menghadapi musim penghujan yang berpotensi memicu banjir.


Masuk Musim Penghujan, Wagub DKI Ingatkan Warga Agar Siaga Banjir
Kendaraan saat melintasi banjir yang menggenangi jalan di kawasan perumahan Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat, Selasa (18/5/2021). Hujan deras yang turun semalaman membuat kali sekretaris di kawasan perumahan Green Garden meluap, sehingga menggenangi jalan akses kendaraan. Banjir ini mencapai ketinggian 30 hingga 40 cm, namun masih bisa dilewati kendaran roda dua atau roda empat. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat ibu kota bersiaga menghadapi musim penghujan yang berpotensi memicu banjir. Pasalnya, hari-hari ke depan, bakal terus diguyur hujan dengan intensitas yang cenderung terus tinggi.

Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat akan sangat menentukan dalam upaya meminimalisasi korban banjir. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di bantaran kali ataupun sungai. Intensitas hujan yang terus meningkat pada waktu-waktu ke depan tentu saja akan terjadi.

"Yang paling penting tentu bagi masyarakat DKI khususnya (warga di) daerah yang ada genangan di pinggir sungai, kali yang memang berpotensi terjadi banjir kami minta bersiaga karena curah hujan terus meningkat intensitasnya meningkatnya terus," katanya di Balai Kota, Jakarta, Senin (4/10/2021).

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, pihaknya sudah siap dengan kemungkinan banjir tahun ini. Seluruh upaya pencegahan sudah dilakukan, baik di hulu maupun di hilir.

Upaya pengendalian banjir itu, kata dia, dilakukan dengan berbagai upaya. Mulai dari grebek lumpur, pembuatan waduk, pengerukan kali, setu, embung, pembuatan folder hingga perbaikan pompa air.

Semua itu, kata Ariza, sudah dilakukan secara paralel di semua wilayah. Termasuk juga pengerukan selokan dan penguatan early warning system atau sistem peringatan dini bahaya banjir.

Lebih lanjut, dia menerangkan, seluruh upaya baik di hulu dan di hilir itu merupakan bukti kesiapsiagaan pemerintah DKI menghadapi musim penghujan tahun ini.

Sementara di sisi hilir, pihaknya juga telah menyiapkan skenario penanganan pengungsi korban banjir di tenda pengungsian. Petugas-petugas penanganan korban banjir juga telah disiapkan untuk menghadapi banjir tahun ini.

"Jadi semuanya kita mulai pencegahan sampai antisipasi sudah siap," ujarnya.