News

Masuk Fase Genting COVID-19, Anies Baswedan dan Jajaran Nekat Gelar Belajar Tatap Muka

Wagub DKI mengkau lonjakan COVID-19 sekarang ini tidak bikin Pemprov DKI berhenti uji coba sekolah tatap muka


Masuk Fase Genting COVID-19, Anies Baswedan dan Jajaran Nekat Gelar Belajar Tatap Muka
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/4/2021) (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap melanjutkan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas kendati kondisi Ibu Kota sekarang ini masuk dalam fase genting COVID-19 setelah terjadi ledakan wabah mematikan pascalibur panjang Lebaran 2021.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria telah mengkonfirmasi hal ini, lonjakan corona sekarang tidak bikin mereka batal gelar uji coba sekolah tatap muka yang telah vakum setahun belakangan ini.

"Ya uji coba terus dilanjutkan," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Politisi partai Gerindra itu mengatakan uji coba pembelajaran tatap muka itu tidak bisa disetop, kegiatan  ini sudah terlanjur berjalan dan nyaris rampung digelar

"Kan belum selesai uji cobanya. Jadi sebelum itu kita selesaikan uji coba tahap dua ini," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan putar otak melakukan penanganan COVID-19 di Ibu Kota yang kembali meroket setelah libur Lebaran 2021.

Anies mengatakan, jika gagal mengantisipasi lonjakan kali ini,  maka Jakarta bakal masuk dalam kondisi gawat corona. Kondisi bisa jauh lebih parah dari ledakan kasus yang pernah terjadi pada akhir 2020 lalu.

"Kita semua harus sadar, Ibu Kota dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Bila kondisi sekarang tak terkendali, kita akan masuk fase genting," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itupun ancang-ancang menarik rem darurat  lagi seperti yang pernah dia terapkan tahun lalu.

"Jika fase itu terjadi maka kita harus ambil langkah drastis seperti yang pernah dialami bulan September lalu dan Februari lalu. Kita inginkan peristiwa itu tak berulang," tuturnya.[]