News

Masuk Daftar Top 10 Negara Dermawan, Muhammadiyah: Kita Harus Bersyukur

Indonesia dinobatkan World Giving Index (WGI) masuk dalam top 10 negara dermawan di dunia.


Masuk Daftar Top 10 Negara Dermawan, Muhammadiyah: Kita Harus Bersyukur
Logo Muhammadiyah (pinterest.com)

AKURAT.CO, Indonesia dinobatkan oleh World Giving Index (WGI) masuk dalam top 10 negara dermawan di dunia. Itu menjadi modal kuat untuk kebangkitan bangsa.

Sebagai negara dengan potensi bencana yang tinggi, Indonesia dianggap mampu me-maintenance masyarakat untuk saling berkontribusi. Selain itu, penilaian itu juga didasari oleh tradisi gotong-royong dan konsep-konsep kedermawanan dalam agama.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi penilaian itu. 

"Kita harus bersyukur, tapi memasuki masa pandemi ini tantangannya juga semakin berat, karena itu konteks filantropi atau kedermawanan itu harus kita definiskan lagi,” ungkap Ketua LazisMu Pusat Hilman Latief dikutip dari laman Muhammadiyah, Selasa (4/5/2021).

Dia mengatakan, pendefinisian ulang konsep filantropi itu dimaksudkan agar kedermawanan tidak hanya ditafsirkan hanya dalam bentuk materi atau fisik saja. Menurut Hilman, selain kedermawanan dalam bentuk materi, orang Indonesia juga biasa menunjukkan kedermawanannya dengan cara ikut terlibat dalam menyelesaikan persoalan.

Terkait dengan SDG’s (Sustainable Development Goals) sebagai tujuan yang ingin dicapai oleh LazisMu, Hilman menjelaskan, tujuan SDG’s bisa diukur karena sudah ada patokannya yang perlu dirujuk. Namun dalam pelaksanaan, LazisMu harus tetap bisa memformulasikan supaya melibatkan orang lebih banyak. 

“Mereka bisa jadi tidak menyumbang uang. Tapi mereka punya banyak tenaga, punya banyak waktu dan dedikasi. Mereka menjadi volunteer aktif. Saling mendorong, saling membantu,” imbuhnya. 

Menurut dia, semangat anak muda tersebut harus difasilitasi sebagai usaha mentradisikan semangat voluntarisme itu. Hal itu menjadi hal yang sangat penting dalam filantropi. Voluntarisme sebagai perilaku yang kemudian menjadi tradisi, sehingga ini perlu langkah edukasi sejak dini. Karena itu, LazisMu membuat program volunteer cilik.

“Ini sebetulnya untuk menguggah sifat dan rasa di kalangan pelajar dan anak-anak, dia peduli dengan yang lain. Rasa-rasa semacam itu harus diasah, termasuk juga dengan volunterisme dalam pengertian kegiatan aktif dalam suatu organisasi, ikut membantu menyukseskan kegiatan sosial-kemanusiaan dan lain-lain,” urai Hilman. 

Semangat kedermawanan ini juga didukung oleh konsep-konsep yang ada di agama Islam, seperti ta’awun, takaful, dan lain-lain. Konsep itu menurut Hilman sudah saatnya diterjemahkan menjadi lebih sistematis, kontekstual, konseptual, dan lebih praktikel. Sehingga generasi baru lebih paham dan nyaman, bahwa yang dilakukan punya justifikasi keislaman, sosial, kemanusiaan, dan mereka juga ingin mentradisikan itu.

Adapun daftar lengkap 10 Negara Demawan versi erdasarkan laporan tahunan World Giving Index (WGI) edisi ke-10, yakni :

1. Amerika Serikat

2. Myanmar

3. Selandia Baru

4. Australia

5. Irlandia

6. Kanada

7.Inggris

8. Belanda

9. Srilangka

10. Indonesia

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu