Rahmah

Masjid Raya Syuhada, Masjid Kebanggaan Masyarakat Majumu yang Miliki Kaligrafi Emas

Masjid Raya Syuhada memiliki kaligrafi yang terbuat dari emas bertuliskan lafaz Allah dan Muhammad


Masjid Raya Syuhada, Masjid Kebanggaan Masyarakat Majumu yang Miliki Kaligrafi Emas
Masjid Raya Syuhada

AKURAT.CO Sulawesi Barat memang terhitung sebagai provinsi baru karena baru diresmikan pada tanggal 5 Oktober 2004. Sehingga, Sulawesi Barat menjadi provinsi termuda di kawasan Indonesia Timur. Karena itu, pembangunan infrastruktur tentu menjadi yang paling utama. Diantaranya adalah membangun sarana ibadah yang layak. Salah satunya adalah Masjid Raya Syuhada yang merupakan tempat ibadah kebanggaan masyarakat Mamuju.

Pada mulanya, Masjid Raya Syuhada memiliki nama Masjid Agung Mamuju pada tahun 1996 Masehi. Kemudian nama masjid itu dirubah seiring dengan proses renovasi besar-besaran untuk membuat masjid ini lebih representatif, nama masjid ini kemudian diganti dengan Masjid Raya Syuhada.

Bentuk bangunan Masjid Raya Syuhada terinspirasi dari bangunan bergaya Turki dan juga Nusantara. Masjid ini mengadopsi bangunan khas Turki Usmani yaitu terdapat empat menara yang menjulang tinggi dan diletakkan sebagai sudut bangunan utama. Masjid ini lebih tepatnya menyerupai Masjid Sultan Ahmed di Istanbul, Turki.

Pemilihan warna yang cukup mencolok membuat bangunan Masjid Raya Syuhada tampak begitu menawan. Terdapat aksen cantik pada sisi sayap masjid seperti bentuk kerawang berwarna hijau cerah yang diapit oleh batu alam dengan kombinasi warna krem dan hitam.

Bangunan tengah masjid terpasang hiasan kaca patri yang memiliki warna yang beraneka ragam. Kaca ini bertujuan sebagai pencahayaan di dalam ruangan masjid yang memberi kesan keindahan di luar bangunan masjid.

Setiap detail bangunan masjid juga memiliki makna dan filosofi masing-masing. Kubah Masjid Raya Syuhada berjumlah tujuh yang memiliki filosofi tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi. Terdapat 25 nama Nabi dan Rasul tepat dibawah kubah induk masjid. Masjid ini juga memiliki 33 anak tangga yang berarti jumlah tasbih.

Pada ujung menara terdapat simbol bulan sabit yang merupakan makna tangan-tangan untuk berdoa. Sementara itu tinggi menara 50 meter yang melambangkan jumlah waktu salat yang diperintahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW yang kemudian menjadi lima waktu.

Selain dari hal di atas, keistimewaan masjid yang memiliki kapasitas 5.000 jamaah ini memiliki keistimewaan yaitu terdapat kaligrafi yang terbuat dari emas bertuliskan lafaz Allah dan Muhammad. Kaligrafi emas ini diletakkan di bagian arat mihrab.[]

Sumber: Duniamasjid