Rahmah

Masjid Agung Al-Buruj, Diambil dari Nama Surah Al-Qur'an dan Nama Daerah

Nama Masjid Agung Al-Buruj diambil dari nama surah Al-Buruj, yaitu surah ke-85 dari 114 surah Al-Qur'an.


Masjid Agung Al-Buruj, Diambil dari Nama Surah Al-Qur'an dan Nama Daerah
Masjid Al-Buruj (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Dimulai dari pulau yang paling besar hingga yang terkecil berdiri di negara yang kaya akan ragam budaya dan suku ini. Setiap pulau-pulau tersebut, memiliki bangunan yang menjadi simbol dan pembeda diantara pulau-pulau lainnya. Salah satunya yaitu Pulau Buru. Pulau yang berada di Namlea, Maluku ini memiliki bangunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Pulau Buru. Bangunan tersebut merupakan tempat ibadah bagi umat Islam yang diberi nama Masjid Agung Al-Buruj.

Pulau Buru juga dikenal dengan peristiwa sejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pulau yang termasuk gugusan dari Kepulauan Maluku ini dikenal sebagai salah satu pulau bagi para narapidana politik yang ikut serta terlihat dengan G 30 S/PKI diasingkan di ini. Keberadaan Pulau Buru yang jauh terpencil dan jauh dari hiruk pikuk peradaban, akan tetapi pulau ini sering dikunjungi wisatawan lantaran memiliki keindahan alam yang menakjubkan.

Penamaan Masjid Agung Al-Buruj ini diambil dari nama surah Al-Buruj, yaitu surah ke-85 dari 114 surah. Yang memiliki arti gugusan bintang. Selain itu nama Al-Buruj juga digunakan lantaran mendekati nama dari Kabupaten Buru.

Terlihat kemegahan Masjid Agung Al-Buruj karena memiliki area bangunan yang luas. Salain itu, masjid ini memiliki kubah besar dengan lapisan keramik berwarna biru. Kubah tersebut dihiasi dengan aksen berbentuk diagonal yang saling melintang berwarna kuning membuat masjid ini menjadi pemandangan yang begitu indah. Tak lupa kemegahan masjid disahkan dengan keberadaan gerbang masjid bergaya gerbang Eropa Klasik.

Saat menginjakkan kaki di gerbang masjid, pengunjung akan disambut oleh taman yang cukup luas yang dilengkapi dengan dua buah kolam. Dua kolam tersebut memberi kesan bangunan masjid yang memancarkan nuansa asri.

Beranjak ke bangunan masjid, pengunjung akan merasakan ketenangan di bangunan utama masjid yang cukup lega ini. Terdapat empat tiang penyangga yang terbuat dari plat Kuningan serta besi stainless yang memiliki motif ukiran geometris dan bintang. Dari tiang tersebut, pengunjung akan dibuat takjub dengan lampu hias berwarna hijau dan kuning yang jika dinyalakan akan memancarkan cahaya yang sangat indah.[]