News

Masih Banyak Pelanggar Terekam ETLE Lolos dari Tilang Elektronik, Ini Penyebabnya

Masih Banyak Pelanggar Terekam ETLE Lolos dari Tilang Elektronik, Ini Penyebabnya
Kendaraan melintasi jalan tol (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Masih banyak kendaraan yang lolos dari penindakan tilang elektronik meski terekam kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan hal itu dikarenakan tidak semua gambar dapat terverifikasi oleh petugas.

"Tentu dari ribuan capture tersebut, tidak semua bisa diolah jadi surat tilang. Karena dari gambaran ter-capture, kami harus verifikasi terlebih dahulu," ujar Sambodo kepada wartawan, Selasa (5/4/2022).

baca juga:

Adapun salah satu faktornya yaitu adanya ketidaksesuaian antara pelat nomor yang  terdata di kepolisian dengan pelat nomor yang dipasang.

"Pertama apakah kendaraan yang ter-capture itu nopol sama dengan database kami. Artinya kalau ter-capture-nya pelanggar sedan warna putih, ternyata di data kita minibus warna hitam, berarti enggak valid," ungkap Sambodo.

"Datanya kami nggak bisa dikirim. Berarti kendaraan itu patut diduga pakai gunakan pelat nomor palsu," Sambung Sambodo.

Selain itu, alasan lainnya adalah gambar yang ditangkap oleh kamera ETLE bisa saja buram dan tak dapat terlihat. Hal itu akibat kamera ETLE yang terkena getaran saat kendaraan besar melintas sehingga pihaknya tak bisa menilang.

"Jadi ketika di-capture gambar blur karena mungkin ada getaran. Kalau di arteri semua kendaraan kecil, sementara di jalan tol banyak kendaraan besar," kata Sambodo.

"Ketika ada truk besar melintas, kamera goyang kemudian ketika ter-capture hasil kendaraan blur," pungkasnya.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya telah menindak sebanyak 128 pengendara mobil yang melanggar batas kecepatan maksimal di jalan tol dengan menggunakan sistem tilang elektronik atau ETLE.

Sambodo menyebutkan, jumlah tersebut didapat berdasarkan data yang dicatatkan kepolisian selama tiga hari penerapan ETLE di jalan tol.

Sebagaimana diketahui, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah mengeluarkan kebijakan tilang kepada kendaraan yang over load dan over speed.

Kebijakan ini telah dimulai sejak Jumat (1/4/2022).

Untuk mengawasi overspeed, ada lima titik kamera yang akan menangkap overspeed.

Berikut lima ruas jalan tol yang dipasangi speed camera: tol Jakarta-Cikampek, tol Jakarta-Cikampek, tol Layang MBZ, tol Sedyatmo arah Bandara Soekarno-Hatta, tol Dalam Kota Tol Kunciran-Cengkareng.