News

Masa Transisi PSBB, 22 Mal di Jakarta Barat Diawasi Aparat Kepolisian dan TNI


Masa Transisi PSBB, 22 Mal di Jakarta Barat Diawasi Aparat Kepolisian dan TNI
Sejumlah pengunjung melintas di pintu masuk dan keluar Lobby utara di pusat perbelanjaan Sumarecon Mall Serpong, Tangerang, Banten, Rabu (18/3/2020). Mengikuti himbauan pemerintah untuk mengurangi kegiatan masyarakat di luar rumah demi mencegah meluasnya penularan COVID-19, pengelola Sumarecon Mall Serpong melakukan perubahan jam operasional dari biasanya buka Jam 10.00 Wib menjadi jam 11.00 Wib, serta tutup lebih cepat dari biasanya pukul 02.00 Wib pada akhir pekan menjadi jam 21.00 WIB. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

AKURAT.CO, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru menjelaskan, pihaknya sudah siap dengan kebijakan dari Pemprov DKI Jakarta terkait masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Oleh karena itu ia pun sudah melakukan persiapan pengawasan kepada sejumlah tempat keramaian seperti Mall, Pasar, tempat wisata dan juga terminal.

"Nah data datanya sudah nanti kita lanjut," ujar Audie Kamis (4/6/2020).

Sementara itu, Dandim 0503/JB Kav Valian Wicaksono menjelaskan, pihaknya sudah memetakan sejumlah titik keramaian seperti di 22 Mall, 48 Pasar, 31 Halte Bus TransJakrta, 9 Stasiun KRL dan dua terminal bus.

"Setiap titik nanti kita akan perkuat dengan unsur TNI maupun polri minimal kekuatannya satu regu di tiap titik. Tetap juga kita bergabung dangan unsur dari Satpol PP," ucap Valian. 

Satu regu kata Valian jumlahny bervariasi mulai dari 10 personel aparat gabungan dari TNI, Polri dan Satpol sampai dengan sekitar 30 personel. Sebab, jumlah personel yang disiagakan sesuai dengan besar kecilnya lokasi pengawasan.

Kemudian juga dari pihak pengelola. Seperti pasar ada pihak pengelola, ada securitynya.

"Jadi kita sifatnya membantu menegakkan disiplin. Tetapi itu kita terus evalusi gitu ya. Jadi kalau kita ga butuh orang banyak dengan pembatasan akses masuk maka tidak butuh orang banyak. Tetapi manakala nanti kita evaluasi ternyata belum disiplin kita butuh nambah personel ya kita tambah personil," tutup dia.[]