Olahraga

Marquez Mulai Menang, Pembalap Honda Lain Mencontoh

Di MotoGP musim 2021, Marc Marquez menjadi satu-satunya pembalap Honda yang meraih podium utama.


Marquez Mulai Menang, Pembalap Honda Lain Mencontoh
Pembalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez merayakan keberhasilan memenangkan MotoGP Jerman 2021. (TWITTER/MotoGP)

AKURAT.CO, Bagi Honda, Marc Marquez ibarat Lionel Messi untuk Barcelona. Dengan kata lain, perkembangan tim seakan bergerak mengikuti arah kemajuan sang pembalap.

Cukup beralasan karena Marquez sendiri saat ini adalah satu-satunya pembalap Honda yang sukses menaiki podium utama musim 2021. Sejauh ini, Marquez sudah menjadi juara di Grand Prix Jerman pada 20 Juni dan di seri terakhir di Amerika Serikat, 4 Oktober lalu.

Kini, Marquez sudah mengumpulkan 117 angka dengan sisa tiga seri. Jumlah itu bahkan lebih besar dari raihan Takaaki Nakagami sebagai pembalap Honda dengan posisi terbaik di akhir musim 2020.

Capaian Marquez di musim ini juga menunjukkan bahwa Honda mendapatkan dampak besar dengan keberadaan pembalap pemilik delapan gelar juara dunia tersebut. Bahkan Nakagami mengakui bahwa pembalap Honda lainnya cenderung beradaptasi dengan perubahan yang mengikuti perkembangan Marquez.

“Setiap kali Honda membawa perbaikan dan berita baru, mereka tahu ke mana arah tujuannya,” kata Nakagami sebagaimana dipetik dari El Mundo Deportivo.

“Dia sangat fisikal, dia tahu bagaimana mengembangkan motor yang cocok untuknya. Motornya membaik, jadi kami bakal harus mengadaptasikan (motor) kami dengan apa yang dia lakukan. Jika Marc mulai menang, itu berarti motor bekerja dan kami harus mengikuti contohnya.”

Pernyataan Nakagami juga semakin menegaskan kedudukan Marquez sebagai pembalap elite. Setelah menjalani cedera panjang dengan tiga kali operasi lengan yang membuat Baby Alien–julukan Marquez–absen panjang di musim lalu, ia tetap bisa kembali ke podium.

Adik kandung Marquez yang kini membalap untuk tim pabrikan LCR Honda, Alex Marquez, membenarkan perkembangan fisik sang kakak. Menurut Alex, peran Marquez lebih besar ketimbang kecanggihan motor yang dirancang oleh teknisi pabrikan motor asal Jepang tersebut.

“Pertanyaan besarnya adalah apakah itu (perkembangan Honda karena) Marc atau motornya, tetapi Marc-lah yang menciptakan perbedaan besar,” ucap Alex.

Mengharapkan Marquez menjadi juara musim ini memang sudah tidak mungkin karena selisih angka yang terlalu jauh dari pembalap Yamaha yang berada di posisi teratas, Fabio Quartararo. Namun, pencapaian musim ini memberikan harapan bagi Honda untuk kembali bersaing demi gelar juara dunia musim depan.[]