Ekonomi

Mari Kelola THR Secara Proporsional Kala Pandemi, Intip Tips dan Trik Jitunya!

Penggunaan dana Tunjangan Hari Raya (THR) di tengah pandemi Covid-19 harus dikelola secara matang


Mari Kelola THR Secara Proporsional Kala Pandemi, Intip Tips dan Trik Jitunya!

AKURAT.CO Penggunaan dana Tunjangan Hari Raya (THR) di tengah pandemi Covid-19 harus dikelola secara matang. Di tahun-tahun sebelumnya, Lebaran menjadi momen berkumpul bersama keluarga serta menjadi kesempatan bagi kamu untuk berwisata mengisi liburan yang lumayan panjang.

Namun, tahun ini mudik harus ditunda, tidak ada kunjungan ke rumah tetangga dan kerabat dengan baju baru. Mungkin masih ada yang mendapatkan THR, atau ada juga yang tidak dibayar penuh, dan bahkan ada yang belum mendapatkan THR.

Bagi yang mendapatkan THR di tengah situasi saat ini, hendaknya lebih bijak dalam mengelola. Simak tips mengelola THR di tengah Covid-19!

1. Gunakan THR Untuk Menunaikan Kewajiban di Hari Raya

Menunaikan kewajiban utama jelang hari raya, yakni membayar THR orang lain serta menunaikan zakat.

Setelah menerima THR dari perusahaan, sebaiknya kita langsung mengalokasikannya untuk membayarkan THR asisten rumah tangga, petugas keamanan dan kebersihan di lingkungan kita, dan lain sebagainya. 

Selain itu, bersihkan harta dengan menyisihkan sebagian untuk membayar zakat harta dan juga zakat fitrah. Di tengah pandemi Covid-19, banyak orang yang merosot penghasilannya atau bahkan kehilangan mata pencaharian. 

2. Manfaatkan THR Untuk Bayar Utang

Prioritaskan uang THR untuk melunasi utang. Catat semua utang, mulai dari utang PayLater, pinjaman online, kartu kredit hingga pinjaman uang teman/kerabat. Lalu, buatlah prioritas utang besar dan urgent yang wajib dibayar lunas dengan uang THR.

Idealnya, alokasikan 30% hingga 50% uang THR untuk bayar utang. Kedepannya, diharapkan kamu bisa lebih bijak dalam berhutang. Kurangi utang konsumtif, tahan diri dulu untuk tidak berhutang lagi kecuali untuk kebutuhan yang sifatnya darurat atau produktif.

3. Dana Darurat

Gunakan uang THR untuk simpanan dana darurat. Dana darurat itu penting sebab dana ini akan bermanfaat menolong kamu ketika masa corona atau pas terkena musibah. Misalnya, kehilangan pekerjaan, keluarga sakit, kecelakaan, atau mobil/motor mendadak rusak.

Alokasikan sebesar 20% – 30% dari uang THR untuk kas dana darurat. Pilih instrumen yang mudah dicairkan dan rendah risiko untuk menyimpan dana darurat seperti uang tunai, tabungan, deposito, emas atau reksadana pasar uang.

4.Sisihkan untuk Mudik Setelah Pandemi Covid-19

Jika kamu dan keluarga memiliki rencana mudik yang terpaksa harus ditunda karena pandemi Covid-19, setelah 3 prioritas keuangan di atas terpenuhi, simpan sebagian dana THR untuk mudik di saat kondisi sudah kembali normal. Tiba saatnya nanti, kamu bisa mudik dengan tenang dalam keadaan sehat dan tidak perlu khawatir tentang masalah biaya. 

5. Investasikan

Bagi kamu yang tidak memiliki rencana mudik maupun bagi yang tidak merayakan Lebaran, sisa dana THR dapat dirasakan sebagai dana nganggur.

Daripada dana tersebut nganggur, sementara kamu kerja keras walau WFH, sebaiknya bikin uang kamu ikut bekerja. Kamu bisa menyimpan dana yang nganggur, dana darurat, dan dana mudik dalam reksa dana pasar uang.[]

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co