Olahraga

Marcus: Kami Ingin Menang Medali Emas, tapi Pertandingan Masih Jauh

Di pertandingan penyisihan terakhir Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan menghadapi wakil Chinese Taipei Lee Yang/Wang Chi-Lin.


Marcus: Kami Ingin Menang Medali Emas, tapi Pertandingan Masih Jauh
Ganda putra terbaik Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo usai melakoni laga babak pertama All England 2021 dengan mengalahkan wakil tuan rumah, Matthew Clare/Ethan Van Leeuwen lewat laga rubber gim 21-12, 19-21, 21-9 (PBSI)

AKURAT.CO, Setelah memastikan lolos ke babak perempat final dengan memenangi laga kedua penyisihan kedua grup A Olimpiade Tokyo 2020, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya akhirnya tak bisa menahan diri untuk tak bicara soal hasrat mereka memenangi medali emas.

Hal tersebut disampaikan Marcus setelah ia dan Kevin mengalahkan pasangan asal India, Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy, dalam penampilan yang solid di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (27/6).  The Minions–julukan Marcus/Kevin–menang dengan skor 21-13 dan 21-12 dalam laga berdurasi 31 menit.

“Kami ingin memenangi emas, tetapi pertandingan masih jauh. Kami tidak ingin membebani diri kami sendiri. Kami hanya ingin menikmati selangkah demi selangkah,” kata Marcus sebagaimana dipetik dari akun resmi BWF.

Sebagaimana yang dikatakan Marcus, jalan masih panjang dan semakin hari lawan yang dihadapi semakin berat. Marcus juga mencatat rekan senegaranya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, sebagai salah satu rival terberat di Tokyo tahun  ini.

“Rekan setim kami (Hendra/Ahsan) sangat bagus tetapi semua pasangan yang ada di sini bagus,” kata Marcus.

Tentang kemenangan lawan duet India, Kevin menyebut ia dan Marcus turun ke lapangan dengan perhatian untuk menyelamatkan angka sebanyak-banyaknya. Mereka sudah “tancap gas” sejak awal pertandingan.

“Kami siap sejak awal. Kami bersiap dengan baik dan tidak pernah ingin kehilangan fokus dalam meraih angka,” kata Kevin.

Adapun pasangan India mengakui keunggulan Minions terutama dari hal servis. Rankireddy menyebut permainan mereka tak berkembang salah satunya karena servis Marcus/Kevin.

“Mereka lebih tenang saat ini ketimbang sebelumnya. Servis mereka sangat brilian hari ini. Kami tidak bisa melakukan apapun dengan servis mereka. Kami berusaha tetapi kami tidak bisa menemukan cara, dan ini adalah cerita yang sama sejak sebelum melawan mereka. Kami tidak bisa menemukan cara,” kata Rankireddy.

Marcus/Kevin tinggal menyempurnakan pertandingan penyisihan terakhir dengan menghadapi lawan asal Chinese Taipei, Lee Yang/Wang Chi-Lin, Selasa (27/7). Bukan pekerjaan mudah karena Yang/Chi-Lin adalah juara tiga turnamen sekaligus di leg Asia pada awal tahun ini di Bangkok, Thailand.[]